Pemerintah Tegaskan Pertamina Tak Lakukan Monopoli, Kelangkaan BBM di SPBU Swasta Masih Jadi Sorotan

Photo Author
- Selasa, 16 September 2025 | 19:38 WIB
Ilustrasi Pertamina  (Foto : pertaminaretail.com)
Ilustrasi Pertamina (Foto : pertaminaretail.com)

INSIBERNEWS - Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (Bapisus), Aris Marsudiyanto, menepis anggapan adanya monopoli oleh PT Pertamina dalam distribusi bahan bakar minyak (BBM). Isu ini mencuat setelah sejumlah SPBU swasta, seperti Shell, menghadapi kelangkaan pasokan dalam beberapa hari terakhir.

“Enggak ada monopoli, semuanya kan didistribusikan dengan sebaik-baiknya,” ujar Aris saat ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (16/9/2025).

Baca Juga: Larissa Chou Sindir Suami Tak Nafkahi Istri, Rumah Tangganya dengan Ikram Rosadi Terancam?

Menurut Aris, kebijakan impor BBM yang melibatkan Pertamina dan SPBU swasta masih dalam tahap pembahasan. Ia menilai persoalan ini tidak perlu diperkeruh, sebab pemerintah bersama perusahaan energi tengah mencari solusi terbaik agar masyarakat tidak dirugikan.

Ia menambahkan, Presiden Prabowo Subianto sendiri sudah membicarakan langsung isu ini dengan jajaran terkait. Harapannya, ada kesepakatan bersama yang bisa memastikan distribusi BBM tetap lancar, baik untuk SPBU Pertamina maupun swasta.

Baca Juga: Miskah Shafa, Kakak Ipar Fadil Jaidi, Curhat Robekan 20 Jahitan Usai Lahiran

“Intinya bagaimana memberikan pelayanan pada masyarakat agar semuanya tersubsidi dengan baik, pangan, energi, dan semuanya bisa murah ke rakyat,” tegas Aris.

Meski pemerintah menekankan tidak ada praktik monopoli, fakta di lapangan menunjukkan kondisi yang berbeda. Di beberapa SPBU swasta di Jakarta, ketersediaan BBM benar-benar kosong.

Seorang petugas SPBU Shell di kawasan Cikini mengaku, semua jenis BBM, termasuk V-Power dan V-Power Nitro, sudah habis sejak tiga hari terakhir.

Baca Juga: Heboh! Park Bo Gum Bikin Netizen Kaget, Tegur Fans Indonesia Langsung di Twitter

Kondisi ini membuat sebagian pengguna kendaraan harus kembali mengisi di SPBU Pertamina, yang stoknya relatif lebih stabil. Beberapa pengendara mengeluhkan antrean panjang, terutama di jam sibuk, karena banyak yang beralih ke Pertamina setelah gagal mendapatkan BBM di SPBU swasta.

Pakar energi menilai, kelangkaan ini bukan hanya soal pasokan, tetapi juga menyangkut mekanisme impor dan distribusi. Jika SPBU swasta bergantung pada Pertamina untuk impor BBM, maka wajar jika muncul kekhawatiran soal persaingan usaha. Namun pemerintah menegaskan, prinsip keadilan tetap dijaga.

Baca Juga: DPR RI Soroti Fenomena Buzzer, Usulkan Warga Hanya Punya 1 Akun di Medsos

Situasi ini sekaligus menjadi ujian bagi pemerintah dalam menjaga stabilitas energi nasional. Selain memastikan subsidi tepat sasaran, pemerintah juga harus menjamin masyarakat tetap memiliki akses yang merata terhadap BBM, baik di SPBU Pertamina maupun di jaringan SPBU swasta.

Editor: Varin Vaprilia Caroline

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X