INSIBERNEWS - Ribuan warga Inggris turun ke jalan pada Selasa (9/9) malam untuk memprotes kedatangan Presiden Israel, Isaac Herzog, di London. Aksi yang disebut sebagai “protes darurat” itu berlangsung di sekitar Downing Street, lokasi kantor Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer.
Baca Juga: Dana BJB Diduga Mengalir ke Kantor Ridwan Kamil, KPK Telusuri Jejak Uang Rasuah
Massa yang berkumpul membawa bendera Palestina dan berbagai spanduk yang menuntut agar Herzog segera ditangkap setibanya di Inggris. Mereka menuduh Herzog terlibat dalam kejahatan perang dan bertanggung jawab atas serangan brutal Israel yang menelan banyak korban sipil di Gaza.
“Herzog harus bertanggung jawab atas apa yang terjadi di Gaza. Kehadirannya di Inggris ini adalah sebuah penghinaan bagi para korban,” teriak salah seorang orator di tengah kerumunan massa.
Baca Juga: Lonjakan Kasus Campak di Jakarta, Imunisasi Massal Jadi Andalan Pemerintah
Kemarahan demonstran tidak hanya ditujukan kepada Herzog, tetapi juga diarahkan pada Perdana Menteri Keir Starmer. Mereka mengecam keputusan pemerintah Inggris yang tetap membuka pintu bagi kunjungan resmi Herzog, meskipun gelombang protes publik dan desakan dari sejumlah politisi sudah muncul sebelumnya.
Beberapa anggota parlemen Inggris diketahui sempat meminta Starmer untuk tidak mengadakan pertemuan resmi dengan Herzog. Alasannya, serangan Israel ke Gaza selama berbulan-bulan terakhir telah menyebabkan ribuan warga sipil tewas dan jutaan lainnya hidup dalam kondisi yang sangat memprihatinkan.
Herzog dijadwalkan melakukan kunjungan resmi selama tiga hari di Inggris. Agenda perjalanannya termasuk bertemu dengan Perdana Menteri Keir Starmer, sejumlah anggota parlemen, tokoh media, serta perwakilan komunitas publik.
Baca Juga: Bangga! Film Sore Istri Dari Masa Depan Terpilih Wakili Indonesia di Oscar 2026
Meski begitu, jadwal padat tersebut terancam diwarnai tekanan politik dan protes besar-besaran di berbagai titik di London.
Protes di ibu kota Inggris ini bukanlah yang pertama. Dalam beberapa bulan terakhir, aksi solidaritas untuk Palestina rutin digelar di kota-kota besar Inggris, termasuk Manchester, Birmingham, dan Glasgow.
Namun, skala massa pada Selasa malam disebut sebagai salah satu yang terbesar sejak pecahnya konflik terbaru di Gaza.
Baca Juga: Anisa Bahar Kejutkan Publik! Resmi Menikah dengan Mansya Usai 2 Minggu Berkenalan
Selain menuntut penangkapan Herzog, para pengunjuk rasa juga meminta Inggris menghentikan segala bentuk dukungan diplomatik maupun penjualan senjata kepada Israel.
Artikel Terkait
Dukung Palestina, Ratusan Aktor dan Sutradara Dunia Hentikan Kerja Sama dengan Israel
Bukan Raffi Ahmad, Ini Sosok Muda yang Disebut Bakal Jadi Menpora Baru!
Program Pemberdayaan BRI 'Pengusaha Muda BRILiaN' Bantu UMKM Healthcare Ini Berkembang Semakin Pesat!
Belum Resmi Bercerai dengan Azizah Salsha, Pratama Arhan Punya Tenggat Waktu 6 Bulan Untuk Memilih!
Headphone Ruby Red Jennie BLACKPINK Jadi Incaran, Ludes Hanya dalam Hitungan Menit!
Anisa Bahar Kejutkan Publik! Resmi Menikah dengan Mansya Usai 2 Minggu Berkenalan
Selidiki Kematian Staf KBRI Zetro Leonardo, Kemlu RI Intensif Koordinasi dengan Peru
Bangga! Film Sore Istri Dari Masa Depan Terpilih Wakili Indonesia di Oscar 2026
Lonjakan Kasus Campak di Jakarta, Imunisasi Massal Jadi Andalan Pemerintah
Dana BJB Diduga Mengalir ke Kantor Ridwan Kamil, KPK Telusuri Jejak Uang Rasuah