Terbuka Dengar Aspirasi Rakyat, Puan Maharani Janji DPR Bakal Berbenah

Photo Author
Cristina Jeany Malonda, Insibernews
- Rabu, 3 September 2025 | 19:10 WIB
Puan Maharani - Ketua DPR RI (Foto : Kresno/RNI)
Puan Maharani - Ketua DPR RI (Foto : Kresno/RNI)

INSIBERNEWS - Merespon aksi protes yang terjadi belakangan ini, Ketua DPR RI, Puan Maharani, berjanji pihaknya akan terus melakukan pembenahan dan evaluasi.

“Kami akan mengevaluasi, kami berbenah diri, kami akan terus mendengar aspirasi rakyat dan semua elemen bangsa dengan lebih terbuka, lebih baik dalam membangun bangsa,” ujar Puan dalam keterangan resminya pada Rabu, 3 September 2025.

Selain itu, Puan juga memastikan bahwa DPR akan menerima dan mendengarkan aspirasi masyarakat.

Baca Juga: Sebut Jangan jadi Guru Kalo Cari Uang, Ucapan Menag Nasaruddin Umar Viral Tuai Perdebatan

“DPR mendengarkan semua masukan dan akan menindaklanjuti sesuai mekanismenya, ini bagian dari upaya pembenahan yang nyata danmbertanggung jawab,” imbuhnya.

Ditegaskan oleh Politikus dari fraksi Partai PDI-P itu, DPR terus aktif mendampingi setiap proses pengambilan kebijakan yang dilakukan oleh pemerintah.

“DPR akan terus bersinergi dengan Pemerintah. Kita satu barisan dalam membangun bangsa, tentu dengan tetap menjalankan fungsi pengawasan sesuai konstitusi,” terangnya. 

Baca Juga: Denise Chariesta Kirim Karangan Bunga, Beri Dukungan ke Uya Kuya Usai Rumah Dijarah Massa

Semua pihak juga diminta menjaga kondusifitas dan tetap saling menghormati satu sama lain.

Menurutnya, cara tersebut menjadi salah satu upaya untuk membangun bangsa.

“Kita berdiskusi, kita dengarkan masukan-masukan dari para tokoh bangsa, semua harus menahan diri, dan jangan saling menyakiti. Kita saling menghormati dan saling menjaga,” ujarnya.

Baca Juga: KPK Telisik Pengelolaan Dana Haji, Kepala BPKH Diperiksa soal Kuota Tambahan

Selanjutnya, terkait pencabutan beberapa kebijakan internal DPR seperti yang diinstruksikan oleh Prabowo, Puan menyatakan kalau hal itu akan diproses sesuai dengan aturan yang berlaku.

Salah satu kebijakan yang akan dicabut seperti besaran tunjangan anggota dewan dan mengenai kunjungan ke luar negeri.

Halaman:

Editor: Cristina Jeany Malonda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X