INSIBERNEWS - Mercedes-Benz kembali mengumumkan penarikan kendaraan atau recall di Amerika Serikat setelah ditemukan masalah pada sistem kemudi.
Masalah ini terkait baut pengikat kopling kemudi yang dikhawatirkan tidak terpasang dengan sempurna, sehingga berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan saat mobil dikendarai.
Baca Juga: Harga Beras Mulai Turun di 15 Provinsi, Mentan Sebut Efek Operasi Pasar SPHP
Mengutip laporan CarsCoops, Badan Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional Amerika Serikat (NHTSA) menyebutkan total ada 3.749 unit Mercedes-Benz yang terdampak. Kendaraan tersebut diproduksi dalam rentang tahun 2023 hingga 2026, meliputi sejumlah model populer dari SUV hingga mobil listrik.
Beberapa di antaranya adalah seri GLC dan GLC Coupe, termasuk varian entry-level GLC 300 hingga performa tinggi GLC 63 S E Coupe. Selain itu, lini kendaraan listrik EQE juga masuk daftar, mulai dari EQE reguler hingga varian bertenaga besar EQE 53 4MATIC.
Baca Juga: Bapanas Naikkan HET Beras Medium, Disesuaikan dengan Biaya Produksi dan Distribusi
NHTSA menjelaskan bahwa baut pengikat pada sistem kopling kemudi di beberapa unit tersebut berpotensi tidak dikencangkan sesuai standar pabrikan. Kondisi ini bisa menimbulkan masalah serius karena berpengaruh langsung terhadap kendali pengemudi saat mobil sedang melaju.
Pihak Mercedes-Benz sendiri belum merinci apakah sudah ada laporan kecelakaan atau kerugian akibat permasalahan ini.
Namun, sebagai langkah pencegahan, perusahaan segera melakukan program recall untuk memastikan seluruh kendaraan diperiksa dan diperbaiki tanpa biaya bagi pemilik.
Baca Juga: Target Bea Cukai 2026 Naik Jadi Rp334,3 Triliun, Sri Mulyani Andalkan Cukai Rokok dan Ekstensifikasi
“Keselamatan konsumen adalah prioritas utama kami. Kami akan melakukan pengecekan menyeluruh serta mengencangkan kembali baut kemudi sesuai standar,” demikian pernyataan Mercedes-Benz dalam laporan resmi yang diajukan ke NHTSA.
Recall ini juga menjadi pengingat bahwa masalah teknis bisa saja terjadi meskipun pada kendaraan premium sekalipun. Sebelumnya, sejumlah pabrikan besar lain juga pernah menghadapi kasus serupa, baik terkait sistem kemudi, rem, hingga perangkat elektronik.
Baca Juga: KPK Tahan Komisaris PT Sepiak Jaya Kaltim, Kasus Suap IUP Seret Nama Eks Gubernur
Para pemilik kendaraan yang masuk daftar recall disarankan segera menghubungi dealer resmi Mercedes-Benz terdekat. Pemeriksaan akan dilakukan secepatnya, dan jika ditemukan baut yang bermasalah, teknisi akan memperbaiki atau menggantinya agar mobil kembali aman digunakan.
Artikel Terkait
Profil Risto Mitrevski yang Cetak Gol vs Bali United di Super League Indonesia 2025
Daftar Pemain yang Kena Kartu Kuning di Pertandingan Persebaya Surabaya vs Bali United
Sukses Mencetak Gol vs Bali United, Siapa Francisco Rivera? Ini Biodatanya...
Viral! Muncul Sosok Sintya Cilla Perempuan Yang Hamil Anak Dj Panda Berawal Dari Ngefans
Mobil 7 Seater Bekas di Bawah Rp100 Juta, Solusi Nyaman untuk Keluarga Indonesia
Pahami Kode Kekentalan Oli, Rahasia Mesin Motor Tetap Awet dan Bertenaga
KPK Tahan Komisaris PT Sepiak Jaya Kaltim, Kasus Suap IUP Seret Nama Eks Gubernur
Target Bea Cukai 2026 Naik Jadi Rp334,3 Triliun, Sri Mulyani Andalkan Cukai Rokok dan Ekstensifikasi
Bapanas Naikkan HET Beras Medium, Disesuaikan dengan Biaya Produksi dan Distribusi
Harga Beras Mulai Turun di 15 Provinsi, Mentan Sebut Efek Operasi Pasar SPHP