Mercedes-Benz Recall 3.700 Lebih Mobil, Ada Risiko Baut Kemudi Longgar

Photo Author
Adi Sutiyawan, Insibernews
- Selasa, 26 Agustus 2025 | 10:10 WIB
Ilustrasi Mercedes-Benz S-Class (Photo : Mercedes-Benz Canada)
Ilustrasi Mercedes-Benz S-Class (Photo : Mercedes-Benz Canada)

INSIBERNEWS - Mercedes-Benz kembali mengumumkan penarikan kendaraan atau recall di Amerika Serikat setelah ditemukan masalah pada sistem kemudi.

Masalah ini terkait baut pengikat kopling kemudi yang dikhawatirkan tidak terpasang dengan sempurna, sehingga berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan saat mobil dikendarai.

Baca Juga: Harga Beras Mulai Turun di 15 Provinsi, Mentan Sebut Efek Operasi Pasar SPHP

Mengutip laporan CarsCoops, Badan Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional Amerika Serikat (NHTSA) menyebutkan total ada 3.749 unit Mercedes-Benz yang terdampak. Kendaraan tersebut diproduksi dalam rentang tahun 2023 hingga 2026, meliputi sejumlah model populer dari SUV hingga mobil listrik.

Beberapa di antaranya adalah seri GLC dan GLC Coupe, termasuk varian entry-level GLC 300 hingga performa tinggi GLC 63 S E Coupe. Selain itu, lini kendaraan listrik EQE juga masuk daftar, mulai dari EQE reguler hingga varian bertenaga besar EQE 53 4MATIC.

Baca Juga: Bapanas Naikkan HET Beras Medium, Disesuaikan dengan Biaya Produksi dan Distribusi

NHTSA menjelaskan bahwa baut pengikat pada sistem kopling kemudi di beberapa unit tersebut berpotensi tidak dikencangkan sesuai standar pabrikan. Kondisi ini bisa menimbulkan masalah serius karena berpengaruh langsung terhadap kendali pengemudi saat mobil sedang melaju.

Pihak Mercedes-Benz sendiri belum merinci apakah sudah ada laporan kecelakaan atau kerugian akibat permasalahan ini.

Namun, sebagai langkah pencegahan, perusahaan segera melakukan program recall untuk memastikan seluruh kendaraan diperiksa dan diperbaiki tanpa biaya bagi pemilik.

Baca Juga: Target Bea Cukai 2026 Naik Jadi Rp334,3 Triliun, Sri Mulyani Andalkan Cukai Rokok dan Ekstensifikasi

“Keselamatan konsumen adalah prioritas utama kami. Kami akan melakukan pengecekan menyeluruh serta mengencangkan kembali baut kemudi sesuai standar,” demikian pernyataan Mercedes-Benz dalam laporan resmi yang diajukan ke NHTSA.

Recall ini juga menjadi pengingat bahwa masalah teknis bisa saja terjadi meskipun pada kendaraan premium sekalipun. Sebelumnya, sejumlah pabrikan besar lain juga pernah menghadapi kasus serupa, baik terkait sistem kemudi, rem, hingga perangkat elektronik.

Baca Juga: KPK Tahan Komisaris PT Sepiak Jaya Kaltim, Kasus Suap IUP Seret Nama Eks Gubernur

Para pemilik kendaraan yang masuk daftar recall disarankan segera menghubungi dealer resmi Mercedes-Benz terdekat. Pemeriksaan akan dilakukan secepatnya, dan jika ditemukan baut yang bermasalah, teknisi akan memperbaiki atau menggantinya agar mobil kembali aman digunakan.

Editor: Adi Sutiyawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X