INSIBERNEWS - Media sosial belakangan ini diramaikan dengan beredarnya sebuah video yang mengklaim bahwa Bank Indonesia (BI) merilis uang kertas baru bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia pada Agustus 2025.
Dalam rekaman tersebut, tampak beberapa pecahan dengan nominal tidak biasa, salah satunya Rp22.500 yang membuat publik heboh.
Baca Juga: Pasar Saham Bergerak Dinamis, Investor Taruh Harapan pada Penurunan Suku Bunga
Tak hanya itu, pecahan lain yang juga disebut dalam video tersebut adalah Rp80 dan Rp250.000. Kemunculan nominal nyeleneh itu sontak memancing berbagai komentar warganet, mulai dari yang percaya, heran, hingga menjadikannya bahan candaan.
Namun, klarifikasi dari laman resmi Bank Indonesia menegaskan bahwa kabar tersebut tidak benar. BI memastikan tidak ada peluncuran uang kertas baru di bulan Agustus 2025, apalagi dengan nominal unik seperti yang ramai diperbincangkan.
Baca Juga: Zelensky Tegaskan Ukraina Tak Akan Kalah di Tengah Perang dan Tekanan Diplomasi
Bank Sentral juga menekankan bahwa peluncuran uang kertas terakhir terjadi pada 18 Agustus 2022, bertepatan dengan momentum HUT ke-77 RI.
Saat itu, BI meresmikan tujuh pecahan uang Rupiah Tahun Emisi 2022 yang terdiri dari Rp1.000, Rp2.000, Rp5.000, Rp10.000, Rp20.000, Rp50.000, dan Rp100.000.
Dengan adanya kabar simpang siur tersebut, BI mengingatkan masyarakat agar lebih bijak dalam menyikapi informasi yang beredar di media sosial.
“Pastikan selalu cek kebenarannya melalui kanal resmi BI,” demikian pernyataan tertulis yang disampaikan otoritas moneter tersebut.
Baca Juga: Hamas Ajak Umat Muslim Padati Al-Aqsa di Tengah Ketegangan dengan Pemukim Israel
Fenomena hoaks uang baru ini bukan kali pertama terjadi. Sebelumnya, sejumlah pesan berantai di WhatsApp juga sempat menyebarkan klaim palsu soal peluncuran pecahan uang khusus, yang kemudian langsung ditepis BI.
Pengamat ekonomi juga mengingatkan bahwa kehadiran informasi palsu semacam ini bisa menimbulkan kebingungan publik, bahkan berpotensi mengganggu kepercayaan terhadap sistem keuangan. Karena itu, literasi digital dan keuangan dianggap semakin penting agar masyarakat tidak mudah terjebak.
Baca Juga: Tren Modifikasi Body Motor 2025: Dari Street Fighter sampai Retro Classic
Artikel Terkait
Denny Sumargo Pernah Undang Reza Gladys dan Pihak Nikita Mirzani di Podcastnya, Densu Ungkap Pengen Kawal Kasus Mereka Dengan Baik
Cuaca Jakarta Hari Ini: Cerah Pagi, Waspada Hujan Petir Sore
BI Prediksi The Fed Akan Turunkan Suku Bunga Dua Kali di Paruh Kedua 2025
BI Siapkan QRIS Lintas Negara dengan China, Ditargetkan Meluncur Akhir 2025
Prabowo Tegaskan Perang Lawan Tambang Ilegal, Pemerintah Bentuk Satgas Khusus
Impor Mobil CBU Juli 2025 Melonjak, BYD Jadi Raja Pasar dari China
Tren Modifikasi Body Motor 2025: Dari Street Fighter sampai Retro Classic
Hamas Ajak Umat Muslim Padati Al-Aqsa di Tengah Ketegangan dengan Pemukim Israel
Zelensky Tegaskan Ukraina Tak Akan Kalah di Tengah Perang dan Tekanan Diplomasi
Pasar Saham Bergerak Dinamis, Investor Taruh Harapan pada Penurunan Suku Bunga