Turun Tipis, Garis Kemiskinan Rumah Tangga di Jakarta Kini Rp4,1 Juta per Bulan

Photo Author
- Jumat, 25 Juli 2025 | 14:13 WIB
Ilustrasi Kemiskinan Ekstrem (Foto : Freepik)
Ilustrasi Kemiskinan Ekstrem (Foto : Freepik)

INSIBERNEWS - Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa garis kemiskinan rumah tangga di ibu kota mengalami penurunan tipis pada Maret 2025.

Dalam laporan terbarunya, garis kemiskinan Jakarta tercatat sebesar Rp4.178.563 per bulan, menurun 1,42 persen dibandingkan posisi pada September 2024 yang sebelumnya mencapai Rp4.238.886.

Baca Juga: Gegara Alami Rem Blong, Truk Kontainer Tabrak Belasan Kendaraan di Pulogadung

Penurunan ini mencerminkan pergeseran kecil dalam kebutuhan pengeluaran minimum masyarakat miskin di Jakarta.

Adapun angka tersebut dihitung berdasarkan garis kemiskinan per kapita yang mencapai Rp852.768 per bulan, dikalikan dengan rata-rata jumlah anggota rumah tangga miskin.

“Dari hasil Survei Ekonomi Nasional (Susenas), rata-rata satu rumah tangga miskin di Jakarta itu terdiri dari sekitar 4,9 orang,” ujar Kepala BPS DKI Jakarta, Nurul Hasanudin, dalam keterangan resminya di Jakarta, Jumat (25/7).

Baca Juga: Andre Taulany Kembali Gugat Cerai Sang Istri Erin, Netizen Ikut Bersedih

Meski terjadi penurunan, angka garis kemiskinan ini tetap menunjukkan tingginya biaya hidup di Jakarta jika dibandingkan dengan daerah lain di Indonesia.

Biaya kebutuhan dasar—baik pangan maupun non-pangan seperti perumahan, pendidikan, dan transportasi—masih menjadi beban utama bagi kelompok masyarakat berpenghasilan rendah.

Baca Juga: Mobil Mewah dan Motor Gede Ridwan Kamil Disita KPK, Diduga Diganti Pakai Nama Karyawan

Nurul menjelaskan bahwa garis kemiskinan mencerminkan nilai pengeluaran minimum yang harus dipenuhi agar seseorang tidak tergolong miskin. Jika pendapatan rumah tangga berada di bawah angka tersebut, maka secara statistik mereka masuk dalam kategori miskin.

“Jadi kalau ada rumah tangga dengan total penghasilan kurang dari Rp4,1 juta per bulan, itu berarti masuk dalam kelompok masyarakat miskin di Jakarta,” tegas Nurul.

Baca Juga: Tragis! Kebakaran Hebat Landa Dua Rumah Warga di Semarang, Lima Orang Tewas

BPS mencatat bahwa sebagian besar pengeluaran masyarakat miskin di Jakarta masih difokuskan pada kebutuhan makanan, seperti beras, telur, mie instan, dan beberapa komoditas pokok lainnya.

Halaman:

Editor: Varin Vaprilia Caroline

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X