INSIBERNEWS – Sudah menjadi kewajiban bagi seluruh warga negara baik warga negara asli maupun warga negara asing untuk mengikuti peraturan ditempat mereka berada.
Setiap negara pasti memiliki tujuan menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi warga negaranya.
Begitu juga Jepang dikenal sebagai negara yang sangat tertib dan disiplin dalam berbagai aspek kehidupan guna terciptanya lingkungan aman dan nyaman.
Baca Juga: Raffi Ahmad Uji Coba Taksi Terbang Tanpa Pilot dari China: Agak Deg-degan Sedikit
Budaya tertib ini sudah ditanamkan sejak kecil dan menjadi bagian tak terpisahkan dari masyarakat Jepang.
Seperti yang kita tahu, Indonesia sudah banyak mengirim tenaga kerja ke Jepang dan semakin ramai peminatnya saat ini.
Bahkan saat ini di Jepang sudah tidam terlalu sulit untuk menemukan warga negara Indonesia.
Baca Juga: Bakal Digelar Agustus Mendatang, Berikut Line Up 2025 K World Dream Awards!
Penyaluran tenaga kerja tersebut pastinya selain ingin memberi masyarakat Indonesia lapangan pekerjaan, tapi juga menciptakan ikatan yang baik antara kedua negara.
Namun sayang, baru-baru ini terdapat video viral yang pertama kali diunggah akun lokal Jepang @unboxing.japan.
Video tersebut menampilkan sekumpulan warga Negara Indonesia di Jepang saat membentangkan spanduk besar bertuliskan "PSHT Madiun, Persaudaraan Setia Hati".
Baca Juga: BRI Sambut Libur Panjang Tahun Baru Islam dengan Siapkan Layanan Weekend Banking Hingga Digital Banking
Aksi itu dilakukan komunitas tersebut pada sebuah jembatan umum di Jepang.
Aksi yang dilakukan oleh komunitas silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Rantau Jepang ini tentu saja menuai kritik dari warga lokal karena dianggap melanggar etika penggunaan ruang publik di Jepang.
Menanggapi kejadian tersebut, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Tokyo menyatakan telah menerima laporan dan sedang melakukan verifikasi lebih lanjut, termasuk menemui pihak-pihak yang terlibat.
Baca Juga: Cinta Bersemi di Masterchef Indonesia, Zahra dan Fajar Season 12 Resmi Menikah!
Koordinator Fungsi Pensosbud KBRI Tokyo, Muhammad Al Aula, menegaskan bahwa pihaknya terus berupaya menjaga komunikasi dan kerja sama dengan komunitas WNI di Jepang agar selalu mematuhi aturan dan norma yang berlaku di negara tersebut.
Aksi tidak tertib komunitas tersebut tentu saja merugikan banyak pihak terutama para tenaga kerja Indonesia yang sedang berjuang di Jepang.
Sampai saat ini belum ada kabar lanjut dari pihak KBRI Indonesia di Jepang.
Baca Juga: Shafeea Ahmad Disebut Mirip Almira Yudhoyono, Tissa Biani : Shafeea Lebih Cantik
Artikel Terkait
Jangan Sembarangan! Ini Larangan yang Tidak Boleh Dilakukan saat Malam Satu Suro Menurut Tradisi Jawa
Bertahun-Tahun Didera KDRT! Istri Nekat Racuni Suami hingga Tewas, Jasad Disembunyikan 40 Hari
Prabowo Resmikan Swasembada Energi Lewat Lonjakan Produksi Migas Barel di Blok Cepu
Bangga! Anak Bangsa Kuasai Proyek Migas Raksasa di Blok Cepu, Bahlil: 99 Persen Tenaga Lokal
BRI Sambut Libur Panjang Tahun Baru Islam dengan Siapkan Layanan Weekend Banking Hingga Digital Banking
Bakal Digelar Agustus Mendatang, Berikut Line Up 2025 K World Dream Awards!
Raffi Ahmad Uji Coba Taksi Terbang Tanpa Pilot dari China: Agak Deg-degan Sedikit