Di Tengah Gempuran Israel, Pesawat Misterius dari China Picu Spekulasi Bantuan ke Iran

Photo Author
Adi Sutiyawan, Insibernews
- Selasa, 24 Juni 2025 | 20:43 WIB
Pesawat Misterius dari China Picu Spekulasi Bantuan ke Iran (Foto : unsplash.com)
Pesawat Misterius dari China Picu Spekulasi Bantuan ke Iran (Foto : unsplash.com)

INSIBERNEWS - Ketegangan antara Iran dan Israel terus meningkat sejak serangan militer dilancarkan oleh pasukan Israel pada 13 Juni 2025. Situasi kian membara ketika Iran membalas dengan menghujani Tel Aviv menggunakan rudal, setelah sebelumnya tiga fasilitas nuklir penting Iran—Fordow, Natanz, dan Esfahan—dibom oleh Amerika Serikat yang secara terbuka mendukung langkah agresif Israel.

Baca Juga: Gaspol Kolaborasi 3B: Bali Utara, Bali Barat, Banyuwangi Siap Genjot Wisata Berkelanjutan

Namun, ada cerita lain yang mencuat di balik konflik panas ini. Dalam sepekan terakhir, publik internasional dihebohkan oleh laporan soal keberadaan beberapa pesawat kargo misterius yang diduga berasal dari China menuju Iran.

Data dari situs pelacakan penerbangan FlightRadar24 menunjukkan sedikitnya lima penerbangan dari China yang mencurigakan sejak 14 Juni lalu.

Baca Juga: Mobil Listrik Lesu di Tengah Insentif, Pasar Dikuasai Impor China

Pesawat-pesawat yang diyakini berjenis Boeing 747 itu terbang melintasi wilayah utara China, memasuki Kazakhstan, lalu melintas Uzbekistan dan Turkmenistan sebelum menghilang dari radar ketika mendekati wilayah udara Iran. Keberadaan mereka yang tidak tercatat secara jelas menimbulkan banyak pertanyaan, apalagi di tengah eskalasi militer yang sangat intens.

Baca Juga: Warga Malaysia Tipu Lewat SMS Palsu, Tabungan Korban Dikuras Habis

Laporan dari The Telegraph menyebut bahwa secara teknis, penerbangan tersebut tercatat menuju Luksemburg. Namun, tidak ada bukti bahwa pesawat-pesawat itu benar-benar sampai atau memasuki wilayah udara Eropa.

Hal ini memunculkan spekulasi bahwa rute ke Eropa hanyalah kedok, sementara tujuan sebenarnya adalah Iran, dengan kemungkinan mengangkut logistik atau personel.

Baca Juga: Israel Setuju Gencatan Senjata Usulan Trump, Klaim Telah Capai Target Serangan ke Iran

Direktur Pusat Pertahanan Nasional di Heritage Foundation, Robert Greenway, turut menyoroti fenomena ini. Ia mengatakan bahwa pesawat jenis tersebut lazim dipakai untuk kebutuhan transportasi militer atau logistik strategis.

Menurutnya, bisa jadi China memang secara diam-diam membantu Iran, mengingat hubungan erat keduanya yang saling menguntungkan, terutama dalam sektor energi dan perdagangan senjata.

Baca Juga: Iran Resmi Umumkan Gencatan Senjata, Tapi Rudal Masih Gempur Israel

“Sekitar 43 persen kebutuhan energi China berasal dari kawasan Timur Tengah, dan Iran menyuplai bagian besar dari itu,” ujar Greenway seperti dikutip dari Fox News.

Halaman:

Editor: Adi Sutiyawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X