Sebelumnya diberitakan, Trump sempat menghubungi Perdana Menteri Qatar Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani untuk meminta bantuan dalam membujuk Iran agar menyepakati gencatan senjata.
Laporan itu menyebut Al Thani berhasil mendapatkan kesepakatan dari Iran, namun pernyataan resmi dari Araghchi kini meragukan klaim tersebut.
Baca Juga: Trump Umumkan Iran-Israel Sepakati Gencatan Senjata, Konflik Berakhir?
Situasi ini menunjukkan masih adanya ketegangan internal dalam komunikasi politik dan diplomasi, baik di Iran maupun di antara negara-negara perantara.
Di satu sisi, ada tekanan dari pihak internasional untuk menghentikan konflik, namun di sisi lain, Iran tampaknya masih berhati-hati dan memilih menunggu langkah konkret dari Israel sebelum membuat keputusan besar.
Dengan adanya perbedaan pernyataan ini, masa depan gencatan senjata antara Iran dan Israel masih belum sepenuhnya pasti. Dunia kini menanti, siapa yang akan lebih dulu mundur dari medan konflik dan benar-benar memilih jalan damai.
Artikel Terkait
Kembali Blunder, Netizen Soroti Komentar Tasyi Athasyia yang Tak Suka Disebut Mirip Elvy Sukaesih Sang Legendaris
Harga Rumah Melambung, Pengembang Kota Jadi Spekulan Tanah?
Indonesia Punya Peluang Dalam Ajang International Mendatang, Begini Pengamatan Coach Onic Untuk MSC 2025!
Meski Sempat Buat Kontroversi, Girl Group Besutan P Nation X Soyeon G-Idle Akhirnya Debut!
Bek Timnas Indonesia Rizky Ridho Gelar Pernikahan, Tapi Malah Kena Nyinyir Warganet, Kenapa?
Trump Umumkan Iran-Israel Sepakati Gencatan Senjata, Konflik Berakhir?
Pasha Ungu Tak Terima Kiesha Alvaro Digampar Dimas Anggara, Ia Langsung Cari Dimas di Instagram
Ibu Muda Dilecehkan Oknum Dokter di RSUD Cabangbungin, Keluarga Tempuh Jalur Hukum
Geger! Penemuan Mayat Perempuan di Sawah Tuban, Kepala Terbenam Lumpur
Trump Minta Bantuan Qatar Rayu Iran Setujui Gencatan Senjata Usai Serangan Balasan