Iran Klaim Sudah Antisipasi Serangan AS, Trump Tetap Sebut Operasi Bersejarah

Photo Author
- Minggu, 22 Juni 2025 | 14:26 WIB
Iran Evakuasi Tempat yang Jadi Titik Serangan AS
Iran Evakuasi Tempat yang Jadi Titik Serangan AS

INSIBERNEWS - Pemerintah Iran buka suara soal serangan udara Amerika Serikat terhadap fasilitas nuklir mereka. Menurut penasihat ketua parlemen Iran, Mehdi Mohammadi, Teheran sudah memprediksi serangan itu akan terjadi dan telah mengambil langkah pencegahan dengan mengevakuasi fasilitas Fordow, salah satu situs nuklir yang disebut-sebut jadi target utama serangan AS.

"Ini bukan hal yang mengejutkan bagi kami," kata Mohammadi melalui unggahan di platform X.

Baca Juga: Prabowo Teken Aturan Baru: Saksi Pelaku Bisa Dapat Remisi dan Bebas Bersyarat

"Iran sudah memperkirakan serangan ke Fordow dalam beberapa hari terakhir. Seluruh aktivitas penting sudah dievakuasi, dan tidak ada kerusakan yang bersifat permanen di fasilitas tersebut."

Pernyataan itu menjadi bantahan tidak langsung atas klaim Presiden AS Donald Trump yang sebelumnya menyebut bahwa Fordow telah dihancurkan total oleh bom bunker buster. Trump bahkan menyebut serangan militer tersebut sebagai “momen bersejarah” bukan hanya bagi Amerika, tapi juga bagi Israel dan dunia.

Baca Juga: BRI Bagikan Hadiah Mobil Listrik hingga Jam Tangan Pintar bagi Merchant di Program Loyalty Poin Cashier 2025

"Saya akan menyampaikan pidato malam ini pukul 10 malam waktu setempat mengenai operasi militer kami yang sangat sukses di Iran. Ini adalah MOMEN BERSEJARAH BAGI AMERIKA SERIKAT, ISRAEL, DAN DUNIA," tulis Trump dalam unggahannya di Truth Social.

Baca Juga: Serangan Kejut AS ke Iran: Fordow Dihantam, Trump Ancam Serangan Lanjutan

Tak lama setelah pengumuman itu, platform Truth Social dilaporkan mengalami gangguan teknis karena banyaknya kunjungan pengguna yang ingin mengetahui perkembangan terkini. Warganet pun ramai menyoroti gaya retoris Trump yang kembali muncul layaknya di masa kampanyenya dulu.

Selain menyatakan keberhasilan operasi, Trump juga mendesak Iran untuk menghentikan permusuhan. Dengan nada yang tajam, ia mengultimatum Teheran agar segera mengambil langkah damai.

"SEKARANG IRAN HARUS SETUJU UNTUK MENGAKHIRI PERANG INI. TERIMA KASIH!" tulisnya dalam huruf kapital penuh.

Baca Juga: Piala Dunia Antar Klub 2025: Ini Prediksi Skor dan Susunan Pemain Real Madrid vs Pachuca

Meski demikian, belum ada respons langsung dari Presiden Iran terkait pernyataan Trump. Namun, sejumlah pejabat Iran sebelumnya telah menegaskan bahwa mereka tidak akan tunduk pada tekanan militer dan akan tetap mempertahankan kedaulatan negaranya, terutama dalam urusan program nuklir yang selama ini menjadi sorotan internasional.

Baca Juga: Terjadi Lagi! Pesawat Saudia Airlines Dapat Ancaman Bom, Mendarat Darurat di Bandara Kualanamu

Halaman:

Editor: Varin Vaprilia Caroline

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X