INSIBERNEWS - Rencana Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk membuat pulau khusus kucing di Kepulauan Seribu kembali menjadi perbincangan. Anggota DPRD DKI Jakarta, Francine Widjojo, memberikan pandangan kritis terhadap gagasan tersebut.
Menurutnya, ide ini berpotensi mengganggu keseimbangan ekosistem dan menimbulkan persoalan baru yang justru membebani pemerintah dalam jangka panjang.
Baca Juga: Operasi Antipreman di Jakarta: 3.599 Orang Diamankan, Ratusan Diproses Hukum
Francine menegaskan bahwa kucing merupakan predator alami yang dapat mengancam keberlangsungan satwa liar di pulau tersebut, terutama burung dan reptil kecil.
“Memindahkan kucing ke pulau seperti Pulau Tidung Kecil sebenarnya bukan solusi, karena bisa berdampak buruk pada konservasi satwa lain yang sudah ada di sana,” ujarnya.
Baca Juga: Patrick Kluivert Resmi Panggil Beckham Putra Main di Timnas Indonesia, Gantikan Septian Bagaskara
Selain itu, Francine mengingatkan bahwa Pulau Tidung Kecil pernah menjadi lokasi pelepasliaran burung kutilang oleh Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian Jakarta pada 2019. Langkah membawa kucing ke pulau tersebut dikhawatirkan akan mengancam keberadaan burung-burung yang sudah dilindungi itu.
Baca Juga: KPAI Soroti Program Barak Militer untuk Siswa, Minta Gubernur Jabar Tunda Sementara
Tidak hanya soal ekosistem, Francine juga menyoroti aspek pemeliharaan. Jakarta baru memiliki satu pusat kesehatan hewan, sehingga pengelolaan populasi kucing di pulau baru ini akan menambah beban yang cukup berat.
Ia menyarankan agar pemerintah lebih fokus pada pengelolaan kucing secara terpusat di daratan dengan pendekatan yang lebih berkelanjutan.
Baca Juga: Markas Kodim Poso Kebakaran, TNI Bentuk Tim Gabungan Telusuri Penyebab
“Lebih efektif jika pemerintah meningkatkan program sterilisasi massal, edukasi masyarakat, dan fasilitas kesehatan hewan ketimbang membuang masalah ke pulau baru,” kata Francine.
Ia mengajak Pemprov DKI untuk meninjau kembali rencana ini dan mempertimbangkan dampak ekologis serta sosial yang mungkin muncul. Menurutnya, kepedulian terhadap kesejahteraan hewan harus diimbangi dengan pelestarian lingkungan agar kebijakan yang diambil benar-benar membawa manfaat jangka panjang, bukan menambah masalah baru.
Artikel Terkait
3 Tempat Wisata di Pasaman Barat yang Paling Populer, Ternyata....
Bikin Mata Tak Berkedip, Ini 6 Tempat Wisata yang Wajib Dikunjungi Saat Berada di Pesisir Selatan
TOP 5 Tempat Wisata Terhits di Sijunjung Sumatera Barat, Adakah di Daftar Rencana Liburanmu?
Sebentar Lagi Liburan Panjang, Ini 3 Rekomendasi Tempat Wisata di Solok
Polisi Tetapkan Penjaga Palang KA Magetan Sebagai Tersangka atas Tragedi Kecelakaan yang Tewaskan 4 Orang
Markas Kodim Poso Kebakaran, TNI Bentuk Tim Gabungan Telusuri Penyebab
Geser Jepang, India Resmi Duduki Peringkat Keempat Ekonomi Terbesar Dunia
KPAI Soroti Program Barak Militer untuk Siswa, Minta Gubernur Jabar Tunda Sementara
Patrick Kluivert Resmi Panggil Beckham Putra Main di Timnas Indonesia, Gantikan Septian Bagaskara
Operasi Antipreman di Jakarta: 3.599 Orang Diamankan, Ratusan Diproses Hukum