Sekolah-Sekolah Mulai Cicipi Digitalisasi, Smart Board Hadir di Kelas Dasar

Photo Author
- Minggu, 4 Mei 2025 | 06:15 WIB
Ilustrasi Smart Board (Foto : DoTEFL)
Ilustrasi Smart Board (Foto : DoTEFL)

INSIBERNEWS - Transformasi pendidikan di Indonesia perlahan mulai terasa nyata, salah satunya lewat penerapan teknologi pembelajaran di ruang kelas.

Pemerintah kini gencar mengakselerasi program digitalisasi pendidikan, yang salah satu bentuk konkretnya adalah pemasangan papan belajar interaktif atau smart board di berbagai sekolah dasar dan menengah.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya modernisasi sistem pendidikan demi menjawab tantangan zaman.

Baca Juga: Berlaku di Tahun Ajaran Baru, Gibran Umumkan AI Siap Masuk Kurikulum di Sekolah

Salah satu sekolah yang sudah mulai menerapkan teknologi ini adalah SDIT Persis, yang terletak di Bojongsoang, Kabupaten Bandung. Sekolah ini menjadi percontohan awal dari penerapan smart board yang diharapkan bisa mendorong cara belajar siswa menjadi lebih menarik, interaktif, dan relevan dengan era digital.

Teknologi ini memungkinkan guru dan siswa berinteraksi secara real time dengan materi pembelajaran yang ditampilkan secara visual.

Baca Juga: AS Ingatkan China: Tarif Tinggi Bisa Hantam Puluhan Juta Lapangan Kerja

Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Atip Latipulhayat, meninjau langsung pelaksanaan program ini pada Jumat (2/5/2025).

Ia menyampaikan bahwa penggunaan smart board di sekolah tersebut merupakan bagian dari implementasi empat program besar yang menjadi prioritas Presiden Prabowo Subianto dalam bidang pendidikan.

Baca Juga: Polri Sita Rp61 Miliar dari 164 Rekening Terkait Judi Online, PPATK Sebut Total Dana Capai Rp600 Miliar

“Kami melihat langsung bagaimana teknologi ini mulai diterapkan. Di SDIT Persis ini, mereka sudah menerima bantuan awal berupa papan interaktif. Ini adalah bagian dari program digitalisasi pembelajaran yang dicanangkan Presiden,” kata Atip.

Baca Juga: Ribuan WNI Jadi Korban Perdagangan Manusia di Asia Tenggara, Modus Makin Licin dan Sulit Terdeteksi

Menurutnya, digitalisasi bukan hanya soal perangkat canggih, tapi juga soal perubahan cara berpikir dalam proses belajar mengajar. Ia menegaskan bahwa pelatihan guru serta kesiapan infrastruktur akan terus menjadi perhatian agar transformasi ini berjalan merata dan berkelanjutan.

“Bukan hanya alatnya yang kami berikan, tapi juga pendampingan agar para guru siap memanfaatkannya secara optimal,” tambahnya.

Halaman:

Editor: Varin Vaprilia Caroline

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X