PBB Tekankan Pentingnya Bantuan Kemanusiaan untuk Gaza Tanpa Pengecualian

Photo Author
Adi Sutiyawan, Insibernews
- Rabu, 30 April 2025 | 22:44 WIB
Sekjen PBB - Antonio Guterres  (Foto : WSJ)
Sekjen PBB - Antonio Guterres (Foto : WSJ)

INSIBERNEWSSekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Antonio Guterres, pada Rabu (30/4), menegaskan bahwa distribusi bantuan kemanusiaan ke Gaza harus dilakukan tanpa pengecualian.

Hal ini menyusul situasi yang semakin memprihatinkan bagi warga Palestina setelah hampir dua bulan terisolasi.

"Selama hampir dua bulan, Israel melarang masuknya bantuan makanan, obat-obatan, bahan bakar, dan pasokan komersial ke Gaza. Akibatnya, lebih dari dua juta orang Palestina kehilangan akses terhadap bantuan yang bisa menyelamatkan hidup mereka," ujar Guterres dalam unggahan di platform X.

 Baca Juga: Barbie Ternyata Dibuat di Indonesia, Sri Mulyani Bongkar Fakta di Tengah Isu Tarif Impor AS

Jalur Gaza yang dihuni sekitar 2,4 juta orang, sebagian besar sangat bergantung pada bantuan kemanusiaan.

Namun, sejak 2 Maret, pasokan bantuan dihentikan setelah Israel menutup penyeberangan yang menghubungkan Gaza dengan wilayah luar.

Menurut laporan dari berbagai organisasi hak asasi manusia dan pemerintah internasional, kondisi kemanusiaan di Gaza telah memburuk tajam seiring berlanjutnya blokade tersebut, menyebabkan penderitaan yang mendalam bagi warganya.

Guterres menekankan bahwa bantuan kemanusiaan tidak dapat dijadikan alat tawar-menawar dalam konflik ini.

Ia juga menyerukan Israel untuk segera memastikan perlindungan bagi warga sipil Palestina dan menyetujui serta memfasilitasi pelaksanaan program bantuan kemanusiaan tersebut.

 Baca Juga: Jelang May Day, DPR dan Serikat Buruh Sepakat Bentuk Satgas PHK: Upaya Cegah Gelombang Pemecatan

Seruan ini datang pada saat situasi di Gaza semakin kritis, dengan banyak warga yang membutuhkan bantuan mendesak untuk bertahan hidup.

PBB pun terus mendorong negara-negara terkait untuk mengambil langkah konkret dalam mengatasi krisis ini.

Baca Juga: Nepal Batasi Pendakian Everest untuk Pendaki Berpengalaman, Biaya Izin Naik Signifikan

Editor: Adi Sutiyawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X