INSIBERNEWS - Otoritas Tiongkok mengeluarkan peringatan oranye—peringatan level kedua tertinggi—untuk potensi kebakaran hutan dan padang rumput yang diprediksi meningkat selama libur panjang Hari Buruh, 1 hingga 5 Mei 2025.
Peringatan ini mencakup sejumlah provinsi seperti Hebei, Shanxi, Henan, hingga Shaanxi, wilayah-wilayah yang selama ini memang dikenal rawan kebakaran saat musim kering.
Baca Juga: Presiden Prabowo Genjot Prestasi Olahraga Nasional, Kucurkan Rp630 Miliar untuk Cabor
Kementerian Manajemen Darurat bersama Kantor Komando Pengendalian Kebakaran Hutan dan Padang Rumput Nasional telah menginstruksikan aparat setempat untuk memperketat pengawasan sumber api, memperkuat sistem peringatan dini, dan memastikan kesiapan personel maupun peralatan dalam menghadapi kemungkinan kebakaran besar.
Upaya ini dilakukan sebagai langkah antisipatif agar libur nasional tidak berubah menjadi bencana ekologis.
Baca Juga: Trump Sindir Zelensky Sulit Diajak Damai, Sebut Putin Lebih Mudah Dinegosiasi
Kepala Departemen Kesiapsiagaan Darurat, Yang Xudong, menyebut bahwa meski tren kebakaran hutan di China dalam beberapa tahun terakhir cenderung menurun, kewaspadaan tidak boleh kendor.
“Dari ribuan kasus yang terjadi setiap tahun, lebih dari 90 persen disebabkan oleh aktivitas manusia,” ujar Yang dalam pernyataannya bertepatan dengan peringatan Hari Hutan Internasional.
Baca Juga: MK Batasi Pihak yang Bisa Lapor Pencemaran Nama Baik, Bukan Lagi Institusi atau Korporasi
Data resmi menunjukkan bahwa pada periode 1950-1989, China mengalami sekitar 16.000 kebakaran hutan per tahun. Namun berkat kampanye pencegahan dan teknologi pemantauan yang semakin canggih, angka tersebut turun drastis menjadi di bawah 1.000 kasus per tahun sejak 2021.
Kendati demikian, kondisi iklim ekstrem dan mobilitas warga selama masa libur tetap menjadi tantangan besar.
Baca Juga: Viral! Nenek di Bantul Kaget Sertifikat Tanahnya Hilang Nama, Tahu-tahu Sudah Jadi Jaminan Bank
Pemerintah pun mengimbau masyarakat, terutama wisatawan dan pendaki, agar tidak menyalakan api sembarangan di kawasan hutan. Libur May Day seharusnya menjadi momen rekreasi yang menyenangkan, bukan malah memicu bencana.
Artikel Terkait
Lelah Dituding, Jokowi Laporkan 5 Orang ke Polisi Terkait Isu Ijazah Palsu, Siapa Saja?
Roy Suryo Siap Hadapi Laporan Jokowi, Tantang Adu Data Soal Ijazah
Siap Babat Mafia Tanah Lainnya! Pemkab Bantul Langsung Bentuk Tim Advokasi Gratis untuk Kasus Mbah Tupon
Penyidik Digital Forensik Bakal Uji Keaslian Ijazah Jokowi Terkait Tudingan Ijazah Palsu
Viral! Nenek di Bantul Kaget Sertifikat Tanahnya Hilang Nama, Tahu-tahu Sudah Jadi Jaminan Bank
Buntut Kasus Mbah Tupon, Sertifikat Tanah Diblokir BPN dan Nama Notaris Mulai Disorot
Eks Pemain OCI Ceritakan Luka Lama: Diambil Sejak Kecil, Tak Tahu Orang Tua Kandung
MK Batasi Pihak yang Bisa Lapor Pencemaran Nama Baik, Bukan Lagi Institusi atau Korporasi
Trump Sindir Zelensky Sulit Diajak Damai, Sebut Putin Lebih Mudah Dinegosiasi
Prabowo Kumpulkan Menteri Bahas Sekolah Rakyat, Proyek Pendidikan Rakyat Makin Dipercepat