“Saya sudah minta ke Dirjen Tenaga Kesehatan agar para peserta PPDS bisa mendapatkan SIP dokter umum, supaya mereka bisa praktik dan mendapatkan penghasilan,” jelasnya.
Langkah ini dinilai penting karena banyak peserta PPDS yang mengaku kesulitan secara finansial, sementara mereka harus bekerja nyaris tanpa henti selama proses pendidikan berlangsung.
Dengan munculnya kasus-kasus menyimpang seperti yang terjadi belakangan ini, pemerintah berupaya melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pendidikan kedokteran spesialis di Indonesia.
Harapannya, kasus serupa tak terulang lagi, dan para calon dokter bisa tumbuh dalam lingkungan belajar yang sehat, adil, dan berintegritas.
Artikel Terkait
Oscar Piastri Kukuh di Puncak Klasemen Formula 1 Usai Menangi GP Arab Saudi
Andy Budiman Kecam Usulan Pergantian Wakil Presiden Gibran, Sebut Itu Ancaman Bagi Demokrasi
Geger! Penemuan Mayat Tanpa Kepala di Serang, Polisi Tangkap Pelaku dalam Waktu 24 Jam
Peringati Hari Kartini, Holding Ultra Mikro BRI Ciptakan Ekonomi Inklusif dan Kesetaraan Gender dengan Berdayakan 14,4 Juta Pengusaha Wanita
Petani Kalsel Keluhkan Sulitnya Jual Gabah ke Bulog, Mentan: Kita Harus Kolaboratif Berantas Celah Mafia
Kasus Pelecehan di Kalangan Calon Dokter Spesialis Jadi Sorotan, Menkes: Rekrutmen Harus Lebih Ketat dan Transparan
Zulhas Pasang Target PAN Tembus Empat Besar di Pemilu 2029: Satu Komando, Satu Tujuan!
Tragis! Ternyata Begini Kronologi Kematian Wanita Serang yang Ditemukan Tanpa Kepala
Disudutkan soal Isu Perselingkuhan, Paula Verhoeven Curhat ke Hotman Paris: Saya Dipermalukan Se-Indonesia
Di Tengah Isu Perceraian, Kuasa Hukum Baim Ungkap Paula Verhoeven Alami Penyakit Kritis