Menyoroti Soal Kebijakan Tarif Trump, Luhut Sebut Indonesia Tak Perlu Khawatir Berlebihan

Photo Author
Cristina Jeany Malonda, Insibernews
- Rabu, 9 April 2025 | 13:24 WIB
Menyoroti Soal Kebijakan Tarif Trump, Luhut Sebut Indonesia Tak Perlu Khawatir Berlebihan (Instagram @luhut.pandjaitan)
Menyoroti Soal Kebijakan Tarif Trump, Luhut Sebut Indonesia Tak Perlu Khawatir Berlebihan (Instagram @luhut.pandjaitan)

INSIBERNEWS - Seperti yang diketahui, bahwa Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menerapkan kebijakan tarif impor sebesar 32 persen untuk Indonesia.

Menanggapi hal itu, Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan, menekankan Indonesia untuk tidak terlalu khawatir pada kebijakan tarif impor Trump.

“Dampak terhadap PDB Indonesia akibat tarif resiprokal Amerika Serikat juga diperkirakan akan terbatas,” kata Luhut dalam Sarasehan Ekonomi Bersama Presiden yang disiarkan live di YouTube Sekretariat Presiden pada Selasa, 8 April 2025.

Baca Juga: Berkat Pemberdayaan BRI, Pengusaha UMKM Aksesoris Fashion Mutiara Asal Lombok Ini Berhasil Tembus Pasar Internasional

“Kami melakukan simulasi-simulasi yang sangat intensif selama lebaran ini, kami melihat bahwa porsi ekspor Indonesia terhadap PDB relatif rendah sekitar 23,8 persen dan porsi ekspor ke Amerika Serikat juga hanya 10 persen dari total ekspor Indonesia,” jelasnya.

Berdasarkan data-data tersebut dan penjabaran dari pihak-pihak terkait lainnya, Luhut mengungkap tidak ada kekhawatiran untuk Indonesia.

“Kita sebenarnya tidak perlu khawatir berlebihan, waspada, yes,” tegasnya.

Baca Juga: Liburan Tanpa Izin, Kemendagri Akan Panggil Bupati Indramayu Lucky Hakim

Alih-alih khawatir Luhut kemudian mengingat lagi momen ketika Indonesia dirasa dirinya telah sukses melewati berbagai tantangan di masa lalu.

“Pengalaman kita juga menangani kasus-kasus besar sudah cukup banyak, bagaimana negara-negara lain pontang-panting menghadapi COVID-19, kita mampu mengatasi dengan baik,” terangnya.

Oleh karena itu, Luhut yakin kali ini pun bisa terlewati dengan langkah yang kompak dari berbagai pihak.

Baca Juga: Prabowo Tegaskan Kewenangan Polisi Harus Proporsional, Transparansi RUU Polri Jadi Sorotan

“Kita kompak, kita satu padu dan kita saling mendukung untuk saling mengatasi masalah ini karena kita punya data dan potensi yang kuat bahwa kita mampu memitigasi masalah ini,” tandasnya. ***

Editor: Cristina Jeany Malonda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X