INSIBERNEWS - Perusahaan pemasaran asal Jepang, Piala Inc., baru-baru ini mengumumkan kebijakan baru.
Yaitu kebijakan untuk memberikan tambahan cuti selama 6 hari per tahun bagi karyawan non-perokok.
Kebijakan ini bertujuan untuk mengkompensasi waktu kerja yang terbuang akibat kebiasaan merokok beberapa rekan kerja.
Keluhan dari karyawan non-perokok terkait dampak jeda merokok terhadap produktivitas tim menjadi alasan utama di balik keputusan ini.
Dilansir INsibernews dari akun Instagram @finfolkmoney (30/3/2025), CEO Piala Inc., Takao Asuka, menyatakan bahwa kebijakan ini bertujuan untuk memberikan insentif positif bagi karyawan perokok.
Dengan harapan dapat mendorong mereka berhenti merokok.
Menurut Asuka, pendekatan ini lebih efektif daripada menggunakan hukuman atau peraturan yang bersifat negatif.
Kebijakan ini bukan hanya memberi keuntungan bagi karyawan non-perokok.
Tetapi juga memberikan kesempatan bagi perokok untuk mempertimbangkan kembali kebiasaan mereka.
Baca Juga: Menjelang Akhir Ramadan, Pangeran MBS Pindah ke Makkah dan Bertemu Pemimpin Sudan di Istana Al-Safa
Sejak penerapan kebijakan tersebut, hasil yang cukup menggembirakan tercatat.
Dari 42 karyawan perokok yang ada di Piala Inc., empat di antaranya telah berhasil berhenti merokok.
Artikel Terkait
Tanggapi Tagar Kabur Aja Dulu, Perdana Menteri Jepang Sambut Pekerja Indonesia
Pekerja Indonesia Diterima di Sektor Manapun di Jepang Jika Ingin Lakukan Kabur Aja Dulu
Jepang Buka Lowongan 820 Ribu Tenaga Kerja Asing, Cocok untuk Kabur Aja Dulu
5 Cara Mudah untuk Wujudkan Kabur Aja Dulu ke Jepang, Bagaimana Langkahnya?
Jepang Bidik Kemenangan Lawan Bahrain Demi Tiket ke Piala Dunia 2026