Dedi Mulyadi Kena Kritik Menteri Pariwisata Karena Bongkar Tempat Wisata di Puncak Bogor

Photo Author
Awit Wiarni, Insibernews
- Jumat, 28 Maret 2025 | 10:30 WIB
Tindakan Dedi Mulyadi yang bongkar tempat wisata di Puncak Bogor kena kritik Menteri Pariwisata (Instagram @dedimulyadi71)
Tindakan Dedi Mulyadi yang bongkar tempat wisata di Puncak Bogor kena kritik Menteri Pariwisata (Instagram @dedimulyadi71)

INSIBERNEWS - Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana, mengkritik pembongkaran sejumlah tempat wisata di kawasan Puncak Bogor yang dilakukan secara sepihak.

Menurut Widi, tindakan tersebut tidak seharusnya dilakukan, terlebih jika legalitas usaha sudah diurus dan sah.

Diketahui bahwa pembongkaran tempat wisata tersebut di bawah tanggung jawab Dedi Mulyadi.

Baca Juga: Rekomdasi Hadiah Lebaran untuk Keponakan untuk Gantikan THR, Apa Saja?

Dilansir INsibernews dari akun Instagram @medsos_rame (28/3/2025), Menteri Pariwisata beri komentar pada saat berada di Gedung Sapta Pesona.

"Menurut pandangan kami, pembongkaran ini tidak boleh sebenarnya dilakukan secara sepihak, terlebih jika legalitas suatu usaha sudah diurus dengan sah,” ungkap Widiyanti.

“Pembongkaran sepihak bisa menjadi sebuah insiden buruk bagi iklim investasi atau berusaha di Indonesia," lanjutnya.

Baca Juga: 2 Anggota TNI dan 1 Polisi Telah Ditetapkan Menjadi Tersangka Kasus Judi Sabung Ayam

Widiyanti menilai bahwa keputusan sepihak ini dapat menciptakan ketidakpastian bagi pelaku usaha.

Terutama di sektor pariwisata yang saat ini membutuhkan stabilitas untuk pulih pasca-pandemi.

Ia menambahkan bahwa pembongkaran tempat wisata yang sudah memiliki izin dan legalitas dapat menciptakan persepsi negatif terhadap iklim investasi di Indonesia.

Baca Juga: Investor Legendaris Lo Kheng Hong Ungkap Indonesia Sedang Mengalami Hujan Emas di Bursa Efek Indonesia, Kenapa?

Hal ini, menurut Widi, dapat menghambat perkembangan sektor pariwisata yang merupakan salah satu pilar utama perekonomian Indonesia.

Halaman:

Editor: Awit Wiarni

Sumber: Instagram

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X