Framing yang Dilakukan oleh Deddy Corbuzier pada Koalisi Masyarakat Sipil Dinilai Sangat Bahaya, Kenapa?

Photo Author
Awit Wiarni, Insibernews
- Selasa, 18 Maret 2025 | 16:17 WIB
Tanggapan Deddy Corbuzier dianggap berbahaya lantaran nilai koalisi masyarakat sipil sebagai orang tidak dikenal (Sosial Media)
Tanggapan Deddy Corbuzier dianggap berbahaya lantaran nilai koalisi masyarakat sipil sebagai orang tidak dikenal (Sosial Media)

Hal ini berpotensi mengarah pada delegitimasi gerakan sipil yang sudah ada.

Baca Juga: Kontroversi! Donald Trump Bekukan Lembaga Penyiaran dan Media Pemerintah, Kenapa?

Sehingga menurunkan kepercayaan publik terhadap kritik-kritik yang disampaikan.

Selain itu, framing tersebut dapat mempermudah stigmatisasi terhadap aktivis sebagai "perusuh" atau kelompok yang tidak sah, padahal mereka hanya menjalankan hak mereka untuk berpendapat.

Framing ini juga berisiko mengalihkan perhatian dari substansi kritik terhadap RUU TNI itu sendiri.

Baca Juga: Buntut Penerobosan Rapat RUU TNI, Sekuriti Hotel Fairmont Buat Laporan ke Polisi

Kritik yang diajukan oleh koalisi ini fokus pada aspek-aspek yang berpotensi mengancam hak asasi manusia dan prinsip-prinsip demokrasi di Indonesia.

Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk memahami bahwa penolakan terhadap RUU TNI bukanlah aksi sembarangan.

Melainkan sebuah langkah yang diambil oleh organisasi-organisasi yang memiliki komitmen tinggi terhadap kemajuan demokrasi di Indonesia.***

Halaman:

Editor: Awit Wiarni

Sumber: Twitter

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X