Yang artinya seharusnya masih ada waktu untuk membahasnya dengan lebih teliti dan melibatkan publik lebih luas.
Namun, penggelaran rapat yang terkesan terburu-buru dan diadakan di tempat yang mewah ini justru memunculkan kecurigaan.
Baca Juga: 23 Persen Lulusan Harvard Belum Mendapatkan Pekerjaan Akibat Ketatnya Persaingan
Sehingga dinilai ada upaya untuk mempercepat proses tanpa mengedepankan prinsip transparansi dan partisipasi publik.
Aktivis berpendapat bahwa proses legislasi yang cepat dan tidak transparan dapat merugikan kepentingan rakyat.***
Artikel Terkait
Ratusan Prajurit TNI Bakal Ikut Serta di Parade HUT ke-76 India, Prabowo: Kita Kontingen Kehormatan
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto Akan Rekrut Warga Sipil untuk Menjadi Tentara Siber
Program Makan Siang Gratis dapat Penolakan di Papua, OPM Ancam Bakar Sekolah, TNI dan Polri Siap Turun Tangan!
Telan Dana Hingga Rp7 Miliar, Hampir 300 Unit Dapur Sehat Telah Dibangun, KSAD Ungkap TNI Ikut Bantu Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis
Kini Diangkat Jadi Stafsus Menhan, Deddy Corbuzier Sempat Dapat Pangkat Letkol Tituler TNI AD