Kisah Tentara Korea Utara di Perang Ukraina: Kenapa Banyak yang Lebih Memilih Bunuh Diri daripada Tertangkap Hidup-hidup

Photo Author
Adi Sutiyawan, Insibernews
- Kamis, 6 Maret 2025 | 10:34 WIB
Rezim Kim Jong-un: Keluarga Tentara Korut yang Tertangkap di Ukraina Dieksekusi (Instagram @kimjonggounlookalike)
Rezim Kim Jong-un: Keluarga Tentara Korut yang Tertangkap di Ukraina Dieksekusi (Instagram @kimjonggounlookalike)

Mantan sersan Ryu Seong-hyeon memberikan gambaran lebih dalam tentang realitas suram yang dihadapi tentara Korut. Ia mengungkapkan bahwa sebelum dikirim ke medan perang, tentara Korut tidak menerima pelatihan yang memadai. Mereka tidak diajari cara bertahan dari serangan drone atau bagaimana melawan pasukan yang lebih terlatih. Semua ini menyebabkan mereka mudah menjadi korban.

Bahkan, Ryu mengungkapkan dengan sinis, “Mereka hanya mati seperti anjing,” merujuk pada tentara Korut yang tewas di medan perang karena ketidaksiapan mereka.

Baca Juga: Negara-Negara Arab Sepakat Bangun Kembali Gaza, Tolak Usulan AS Soal Relokasi Warga

Kesimpulan: Kengerian di Balik Perang dan Keputusan Sulit Para Tentara Korut

Kisah tragis tentara Korea Utara yang terlibat dalam Perang Ukraina bukan hanya soal politik dan pertempuran, tapi juga soal harga diri, keberanian, dan nasib yang ditentukan oleh sebuah rezim yang sangat keras. Bagi mereka, kematian di medan perang mungkin lebih terhormat daripada menjadi tawanan yang membawa malapetaka bagi keluarga mereka. Dan itu adalah kenyataan pahit yang terus mengintai mereka dalam setiap langkah yang mereka ambil di medan perang.

Bagaimana menurutmu, apakah kehidupan para tentara ini bisa berubah jika mereka diberikan lebih banyak kesempatan untuk memilih jalan mereka sendiri?

Halaman:

Editor: Adi Sutiyawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X