INSIBERNEWS - Kementerian Agama (Kemenag) akan menggelar sidang isbat untuk menentukan awal Ramadan 1446 Hijriah pada Jumat, 28 Februari 2025.
Sidang ini akan dipimpin langsung oleh Menteri Agama, Nasaruddin Umar, dan melibatkan berbagai pihak terkait, termasuk perwakilan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI), Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), serta para ahli astronomi.
Baca Juga: Transjakarta Izinkan Penumpang Buka Puasa di Dalam Bus, Maksimal 10 Menit Setelah Adzan
Proses penetapan awal Ramadan ini terdiri dari tiga tahap utama. Pertama, dilakukan pemaparan data mengenai posisi hilal berdasarkan perhitungan astronomi (hisab).
Kedua, hasil rukyatul hilal atau pengamatan langsung bulan sabit muda akan diverifikasi dari berbagai titik pemantauan yang tersebar di seluruh Indonesia.
Baca Juga: Kepala PPAPP Ungkap Kekerasan Anak dan Perempuan Capai 356 Kasus Sejak Awal Tahun 2025
Terakhir, hasil hisab dan rukyatul hilal akan dibahas dalam musyawarah sebelum akhirnya diputuskan dan diumumkan kepada publik.
Kemenag telah menyiapkan sejumlah lokasi pemantauan hilal di berbagai daerah. Di Jakarta, pemantauan akan dilakukan di beberapa titik strategis, seperti Masjid Raya KH Hasyim Asy'ari, Masjid Musariin Basmol Kembangan Utara, Monumen Nasional (Monas), Kantor Wilayah Kemenag DKI Jakarta, serta di Pulau Karya, Kepulauan Seribu.
Baca Juga: West Ham Amankan Kemenangan 2-0 atas Leicester, Soucek Bersinar di London Stadium
Sementara itu, pemantauan juga berlangsung di berbagai provinsi lain untuk memastikan hasil yang akurat dan merata.
Pemerintah mengimbau masyarakat untuk menunggu hasil resmi sidang isbat sebelum menetapkan awal Ramadan secara mandiri.
Hal ini sesuai dengan Fatwa MUI Nomor 2 Tahun 2004 tentang Penetapan Awal Ramadan, Syawal, dan Dzulhijjah, yang menyatakan bahwa penetapan hari-hari penting dalam kalender hijriah harus dilakukan oleh pemerintah sebagai bentuk kesatuan umat Islam dalam beribadah.
Baca Juga: BRI Fokus Pada Pengelolaan Risiko Jangka Panjang di Tengah Dinamika Pasar
Berdasarkan informasi resmi dari Bimas Islam, berikut rangkaian lengkap pelaksanaan sidang isbat penetapan 1 Ramadan:
Artikel Terkait
Indonesia Akan Salurkan Bantuan Rp3,2 Triliun untuk Rekonstruksi di Gaza
Gagal Merger dengan Honda, Nissan Pertimbangkan Bakal Ganti CEO Makoto Uchida
WNA Singapura Meninggal di Halte Transjakarta, Polisi Lakukan Penyelidikan
Imbas Perang Dagang AS-China, KEK Kendal Kebanjiran Pabrik Relokasi
SM Entertainment Bakal Ambil Langkah Hukum, Soal Rumor Bully Ian Hearts2Hearts
FBI Sebut Korea Utara Dalang Peretasan Kripto Terbesar, Bybit Rugi Rp25 Triliun
BRI Fokus Pada Pengelolaan Risiko Jangka Panjang di Tengah Dinamika Pasar
West Ham Amankan Kemenangan 2-0 atas Leicester, Soucek Bersinar di London Stadium
Kepala PPAPP Ungkap Kekerasan Anak dan Perempuan Capai 356 Kasus Sejak Awal Tahun 2025
Transjakarta Izinkan Penumpang Buka Puasa di Dalam Bus, Maksimal 10 Menit Setelah Adzan