Baca Juga: Presiden Prabowo Sambut Sergei Shoigu di Jakarta, Bahas Kerja Sama Keamanan dengan Rusia
Mereka adalah Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga, Riva Siahaan; Direktur Utama PT Pertamina International Shipping, Yoki Firnandi; Direktur Optimalisasi dan Produk Pertamina Kilang Internasional, Sani Dinar Saifuddin; Vice President Feedstock Management PT Kilang Pertamina Internasional, Agus Purwono; serta dua komisaris perusahaan swasta, Gading Ramadhan dan Dimas Werhaspati.
Kejagung menduga ada kongkalikong dalam mekanisme pengadaan minyak yang menguntungkan pihak tertentu dengan merugikan negara.
Baca Juga: Hukum dan Tata Cara Membayar Zakat Fitrah yang Wajib Diketahui Umat Muslim
Pengusutan kasus ini semakin intensif, dan penggeledahan rumah Riza Chalid bisa menjadi langkah penting dalam mengungkap keterlibatan lebih lanjut.
Kejagung masih terus mengembangkan penyelidikan untuk memastikan apakah ada pihak lain yang turut serta dalam skandal ini.
Sementara itu, publik menanti transparansi dan tindakan tegas terhadap para pelaku korupsi yang berkaitan dengan sektor strategis seperti energi dan minyak.
Artikel Terkait
Ramadhan Tinggal Sebentar Lagi! Ini 15 Istilah yang Harus Dipahami Umat Muslim
ICC Didesak Usut Biden dan CS atas Dugaan Keterlibatan dalam Kejahatan Perang di Gaza
Apa yang Harus Dilakukan Jika Seorang Muslim Tak Sengaja Makan Daging Babi?
Hukum dan Tata Cara Membayar Zakat Fitrah yang Wajib Diketahui Umat Muslim
Presiden Prabowo Sambut Sergei Shoigu di Jakarta, Bahas Kerja Sama Keamanan dengan Rusia
Puasa Ramadhan Bukan Sekadar Ibadah, Ini 10 Manfaatnya untuk Kesehatan!
Anak 6 Tahun Tewas, Tenggelam Karena Tangan Tersangkut Lubang Pembuangan Kolam Renang
Tayang Maret Mendatang, Snow White Live Action yang Dibintangi Gal Gadot dan Rachel Zegler Tersandung 4 Kontroversi Ini!
Berupaya Bangun Kesadaran Masyarakat, BRI Menanam - Grow and Green Jaga Kelestarian Ekosistem Laut dan Tingkatkan Pendapatan Nelayan
Danantara Masuk Top 8 SWF dengan Aset Terbesar di Dunia, Siap Kelola Hasil Efisiensi Anggaran Senilai Rp300 Triliun