ICC Didesak Usut Biden dan CS atas Dugaan Keterlibatan dalam Kejahatan Perang di Gaza

Photo Author
Adi Sutiyawan, Insibernews
- Selasa, 25 Februari 2025 | 13:11 WIB
Joe Biden - Mantan Presiden Amerika Serikat (Foto : bussiness-standard.com)
Joe Biden - Mantan Presiden Amerika Serikat (Foto : bussiness-standard.com)

INSIBERNEWS - Mantan Presiden Amerika Serikat, Joe Biden, bersama dua mantan pejabat tinggi pemerintahannya, tengah menghadapi tekanan internasional.

Organisasi hak asasi manusia berbasis di AS, Democracy for the Arab World Now (DAWN), mendesak Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) untuk menyelidiki keterlibatan mereka dalam dugaan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan yang dilakukan Israel di Gaza. Desakan ini diajukan bulan lalu, tetapi baru dipublikasikan pada hari Senin oleh DAWN.

Baca Juga: Vatikan Adakan Doa Rosario Mulai Senin Malam Karena Paus Fransiskus Masih Kritis

Menurut laporan DAWN, Biden, bersama mantan Menteri Luar Negeri Antony Blinken dan mantan Menteri Pertahanan Lloyd Austin, dinilai memiliki peran dalam membantu serta bersekongkol dengan Israel dalam berbagai serangan yang menargetkan warga sipil Palestina.

Mereka dianggap secara sadar memberikan dukungan yang berkontribusi pada eskalasi konflik yang menyebabkan ribuan korban jiwa di Gaza.

Baca Juga: Pimpin Pekalongan, Segini Harta Kekayaan Walikota yang Baru: Achmad Afzan Arslan Punya....

Kelompok advokasi ini menekankan bahwa dukungan AS terhadap Israel tidak hanya sebatas retorika politik, tetapi juga mencakup bantuan militer dan diplomatik yang memungkinkan tindakan Israel di Gaza berlangsung tanpa konsekuensi yang signifikan.

Menurut DAWN, kebijakan pemerintah Biden berperan dalam memperburuk situasi kemanusiaan di wilayah tersebut.

Baca Juga: Viral Aksi Seorang Pemuda Masukkan Uang ke Dalam Kantong Polisi Saat Aksi Demo

Desakan agar ICC turun tangan ini mencerminkan meningkatnya tekanan global terhadap kebijakan luar negeri AS, terutama dalam konflik Palestina-Israel.

Meskipun AS bukan anggota ICC dan sering menolak yurisdiksi pengadilan tersebut atas warganya, tuntutan ini bisa meningkatkan tekanan politik dan diplomatik terhadap Washington di panggung internasional.

Baca Juga: Mudik Lebaran 2025 Makin Hemat! Tiket Pesawat dan Tarif Tol Bakal Dapat Diskon

Sampai saat ini, belum ada tanggapan resmi dari Biden, Blinken, maupun Austin terkait tuntutan tersebut.

Namun, langkah DAWN ini menandai babak baru dalam upaya akuntabilitas internasional atas perang di Gaza, yang telah menewaskan ribuan warga sipil dan memicu kecaman global terhadap kebijakan AS di Timur Tengah.

Editor: Adi Sutiyawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X