INSIBERNEWS - Menjelang akhir bulan Mei 2025, pemerintah kembali menyalurkan tiga jenis bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat yang membutuhkan. Penyaluran ini dimulai pada Senin, 26 Mei dan akan berlangsung hingga Selasa, 27 Mei.
Langkah ini diambil sebagai bagian dari percepatan realisasi anggaran negara sekaligus memastikan bantuan bisa diterima oleh masyarakat sebelum bulan berakhir. Kelompok penerima kali ini meliputi pelajar, warga desa yang terdampak secara ekonomi, serta anak-anak yang kehilangan orang tua.
Program pertama yang kembali digulirkan adalah Program Indonesia Pintar (PIP). Bantuan ini menyasar siswa mulai dari jenjang SD hingga SMA/SMK, dengan nilai bantuan yang bervariasi antara Rp225.000 hingga Rp1.800.000 per tahun.
Dana tersebut digunakan untuk membantu pembiayaan pendidikan anak-anak dari keluarga prasejahtera agar mereka tetap bisa bersekolah tanpa hambatan kebutuhan pokok seperti perlengkapan sekolah atau uang saku.
Baca Juga: Usai Sama-Sama Cerai, Baim Wong dan Kimberly Ryder Dirumorkan Dekat, Netizen: Jangan Mbak Kim!
Selain PIP, pemerintah juga kembali menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa. Bantuan ini diberikan kepada masyarakat desa yang belum memiliki penghasilan tetap atau terdampak secara ekonomi.
Besaran bantuan yang diterima bisa mencapai Rp1.800.000, tergantung jumlah bulan yang belum terbayarkan dari periode sebelumnya. Program ini menjadi andalan bagi banyak keluarga di desa yang tengah kesulitan memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari.
Baca Juga: Berkedok Parkir, Ormas PP Diduga Kuras Miliaran dari RSUD Tangsel Sejak 2017
Tak hanya itu, Kementerian Sosial juga kembali mencairkan bantuan Atensi Anak Potensial (API) sebesar Rp400.000. Bantuan ini diberikan secara khusus untuk anak-anak yang berstatus yatim, piatu, atau yatim piatu.
Dukungan finansial ini diharapkan bisa meringankan beban hidup mereka, terutama dalam hal pendidikan dan kebutuhan dasar lainnya, di tengah kondisi sosial yang penuh tantangan.
Baca Juga: Tak Tahan Lihat Penderitaan Gaza, Malta Siap Akui Palestina Bulan Depan
Pemerintah mengingatkan agar masyarakat melakukan pengecekan data penerima bantuan melalui situs resmi seperti cekbansos.kemensos.go.id dan bsu.kemnaker.go.id.
Pastikan data yang dimasukkan sesuai dengan KTP dan rekening aktif. Ketidaksesuaian data masih menjadi salah satu penyebab utama keterlambatan atau gagal cairnya bantuan yang sebenarnya sudah disiapkan.
Artikel Terkait
Catatkan Prestasi Global BRI, Raih Tiga Penghargaan Prestisius dari The Asset
Kelas Menengah Masih Terpinggirkan, Diskon Listrik Dinilai Perlu Diperluas hingga 2.200 VA
Tak Tahan Lihat Penderitaan Gaza, Malta Siap Akui Palestina Bulan Depan
Dapat Hasil Imbang di Hari Juara, Liverpool Tetap Rayakan Gelar ke-20 dengan Meriah
Jual Gading Gajah Ilegal, Bareskrim Ringkus Pelaku yang Sudah Jualan Sejak 2020
Wacana Jam Malam untuk Pelajar di Jabar Tuai Pro dan Kontra, Menjaga atau Batasi Ruang Gerak?
Soal Kasus Lesti Kejora, Praktisi Hukum Maxi Karepu Sebut Seharusnya Lesti Memberikan Royalti Kepada Yoni Dores
Berkedok Parkir, Ormas PP Diduga Kuras Miliaran dari RSUD Tangsel Sejak 2017
Usai Sama-Sama Cerai, Baim Wong dan Kimberly Ryder Dirumorkan Dekat, Netizen: Jangan Mbak Kim!
Heboh! Restoran Ayam Goreng Widuran di Solo Ternyata Nonhalal, Muhammadiyah Desak Agar Diproses Hukum