Listyo menyebut bahwa ada sekitar 227 objek wisata yang diperkirakan akan menjadi tujuan utama masyarakat setelah sampai di kampung halaman.
Untuk itu, seluruh personel yang bertugas di pos pengamanan (pospam) dan pos pelayanan (posyan) diinstruksikan untuk memastikan keamanan dan kelancaran arus wisatawan.
"Pascakegiatan mudik, kita harus mengamankan objek wisata agar tidak terjadi kepadatan atau permasalahan di jalur-jalur wisata," tutupnya.
Dengan berbagai upaya ini, diharapkan arus mudik dan balik Lebaran 2025 dapat berjalan lancar serta memberikan pengalaman perjalanan yang aman dan nyaman bagi masyarakat.
Artikel Terkait
PNM Berangkatkan Pemudik dalam Program Mudik Bersama BUMN 2025, Berikan Kenyamanan dan Keamanan Perjalanan
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti Beri Ceramah Tarawih di Masjid Al-Falah
Mengatasi Kemacetan: Korlantas Polri Terapkan One Way Lokal untuk Mudik Lebaran 2025
KemenHAM Usul Penghapusan SKCK, Beban Eks Napi Sulit Dapat Kerja! Mabes Polri Buka Suara
Puncak Arus Mudik Lebaran 2025 Jakarta-Semarang: Ribuan Kendaraan Padati Jalur Tol dan Pantura, Kemacetan Tak Terhindarkan
TransJakarta Perpanjang Waktu Operasional untuk Dukung Arus Mudik dan Balik Lebaran 2025
Harga Daging Sapi di Payakumbuh Tembus Rp140 Ribu per Kilogram Menjelang Lebaran
Pemerintah Prabowo Gibran Luncurkan Kebijakan TUNAS: Platform Digital Wajib Lindungi Anak dari Konten Negatif
Harga Bawang Putih di Pasar Induk Kramat Jati Stabil di Kisaran Rp32.000-Rp40.000 per Kg Menjelang Idul Fitri