Baca Juga: Sri Mulyani Tegaskan Tetap Fokus Kelola Keuangan Negara, Isu Mundur Hanya Hoaks!
Lebih jauh, platform ini tidak hanya berbasis digital, tetapi juga menyediakan fitur luring/offline, mengingat belum semua sekolah di daerah memiliki akses internet yang stabil.
Eka berharap Nyala Games dapat membantu menciptakan metode pembelajaran yang lebih menarik tanpa menggantikan peran guru.
"Kami ingin membantu guru dalam menyusun soal yang menarik dan memberikan kompensasi bagi mereka yang terlibat. Pengembangan ini sudah dimulai sejak November, dan kami berharap Kemenekraf dapat menjadi mitra strategis dalam kolaborasi lintas sektor," tutup Eka.
Melalui platform seperti Nyala Games, Wamenekraf Irene berharap agar sektor pendidikan di Indonesia dapat terus berkembang, dengan memperkenalkan lebih banyak inovasi yang tidak hanya mengedepankan teknologi, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi pelaku pendidikan di berbagai daerah.
Artikel Terkait
Profil Firman Ramadhan yang Cetak Gol di Pertandingan Malut United vs Persita Tangerang BRI Liga 1 2025
Ini Biodata Rifal Lastori yang Cetak Gol vs Persita Tangerang: Apa Nama Akun Instagramnya?
Daya Tampung SNBT 2025 Program Studi Ilmu Kelautan di Universitas Jenderal Soedirman, Pejuang Kampus Impian Merapat!
Berapa Daya Tampung SNBT 2025 Psikologi di Universitas Sebelas Maret? Ternyata....
Daya Tampung Keperawatan Universitas Diponegoro di SNBT 2025, Lengkap dengan Peminat 2024
Ingin Kuliah Prodi Filsafat? Cek Daya Tampungnya di Universitas Gadjah Mada SNBT 2025
Sri Mulyani Tegaskan Tetap Fokus Kelola Keuangan Negara, Isu Mundur Hanya Hoaks!
List Desain Pintu Garasi Minimalis Estetik Gaya Eropa dengan Maintenance Mudah
Korlantas Polri Klarifikasi Isu Penyitaan Kendaraan Akibat Pajak Nunggak: Itu Hoaks!
Rieke Diah Pitaloka Desak Negara Segera Lunasi Ganti Rugi Tanah Mat Solar Rp3,3 Miliar