Kepergian Sarjiyono alias Mbetut menjadi kehilangan bagi dunia seni tradisional, khususnya kesenian ketoprak di Yogyakarta.
Ketoprak sendiri merupakan salah satu seni pertunjukan tradisional Jawa yang menggabungkan drama, musik gamelan, tari, tembang, hingga unsur komedi.
Cerita yang dimainkan umumnya berkaitan dengan legenda, sejarah kerajaan, maupun kisah yang bersumber dari babad tanah Jawa.
Baca Juga: Prabowo Tiba di Kalbar, Langsung Pimpin Rapat Penanganan Karhutla
Momen terakhir Sarjiyono di atas panggung pun menjadi perhatian publik. Banyak warganet menyampaikan ucapan belasungkawa serta doa bagi almarhum setelah mengetahui kabar tersebut.
Kepergian Sarjiyono meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, rekan sesama seniman, dan masyarakat yang selama ini menikmati kiprahnya dalam melestarikan seni ketoprak. ***
Artikel Terkait
Prabowo Tiba di Kalbar, Langsung Pimpin Rapat Penanganan Karhutla
Fokus Usut Kasus Suap Rektor, KPK Pastikan Mahasiswa Jalur Mandiri Unsoed Tak Dilarang Kuliah
Viral Video Bocah Mengaku Disiksa hingga Penuh Luka, Polisi Amankan Bibi yang Diduga Lakukan Kekerasan
KSAL Tinjau Karhutla Guntung Damar Banjarbaru, Klaim Tak Separah yang Viral
Dua Bocah Pergoki Pria Mencurigakan di Lokasi Karhutla Palangkaraya, Polisi Amankan 2 Orang
Opini: Media di Persimpangan, Ketika Idealisme Tak Cukup Membayar Gaji
Empat Korporasi di Kalbar Diselidiki Terkait Karhutla, Pemerintah Buka Opsi Cabut Izin