“Saya melihat banyak orang datang dengan niat membantu, tapi akhirnya tak bisa menahan air mata saat melihat langsung kondisi di lapangan,” ungkap Ferry.
Menurutnya, rasa empati yang muncul justru memperkuat solidaritas antarrelawan dan masyarakat.
Menjaga Moral, Bukan Saling Menyalahkan
Ferry memastikan, pihaknya saling bekerja sama untuk tetap menjaga semangat hidup para korban di tengah sulitnya akses jalan hingga jaringan internet usai dilanda bencana.
"Tapi yang sangat kita perhatikan di sana, yaitu kita di sana juga menjaga moral mereka agar tetap tenang dan pulihkan wilayahnya bersama-sama," jelasnya.
Baca Juga: Presiden Prabowo Usulkan 10 Persen Saham Freeport untuk Masyarakat Papua
Di sisi lain, Ferry menyoroti narasi-narasi yang terkesan mengadu domba justru dinilai hanya akan memperburuk suasana.
"Cukup itu saja, semuanya di sana kompak, saling membantu satu sama lain. Tidak ada yang saling menyalahkan atau saling berebut dapat bantuan," terangnya.
"Jadi berhentilah membuat narasi yang buruk, yang hanya membuat mental kita jatuh," tambah Ferry.***
Artikel Terkait
Mensesneg Beberkan Fokus Prabowo di Sumbar: Agam, Padang Pariaman, Jembatan Lembah Anai untuk Pastikan Pemulihan
BRI Menggelar RUPSLB, Perkuat Tata Kelola dan Akselerasi Kinerja Tahun 2026
Tetap Kompak Usai Bercerai, Shandy Aulia dan David Herbowo Tunjukkan Co-Parenting yang Harmonis
Mentan Amran Beri Peringatan Keras Distributor Pupuk, Petani Tak Boleh Dipersulit
Banjir dan Longsor di Sumatera Telan 1.068 Korban Jiwa, 27 Daerah Masih Tanggap Darurat
Bendungan Ciawi dan Sukamahi Terbukti Efektif Reduksi Banjir Jakarta hingga 27 Persen
Tumpukan Bantuan Pakaian untuk Korban Bencana di Aceh Jadi Sorotan, Warga Butuh Baju Sehari-hari