Ruben Onsu Drop Lagi, Penyakit Langka Ini Jadi Sorotan Publik

Photo Author
Cristina Jeany Malonda, Insibernews
- Kamis, 18 September 2025 | 08:40 WIB
Empty Sella Syndrome yang menyerang Ruben bikin publik khawatir. (@ruben_onsu)
Empty Sella Syndrome yang menyerang Ruben bikin publik khawatir. (@ruben_onsu)

INSIBERNEWSPresenter kondang Ruben Onsu kembali menjadi perhatian publik setelah dikabarkan menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Kabar ini sontak mengundang simpati warganet, mengingat Ruben sudah beberapa kali mengalami masalah kesehatan yang cukup serius.

Dalam unggahan Instagram sutradara sekaligus sahabat dekatnya, Aditya Gumay, terlihat kondisi Ruben sedang terbaring lemah di ranjang rumah sakit.

Baca Juga: Prabowo Lantik Menteri dan Wamen Baru, Tegaskan Loyalitas pada UUD 1945

Wajahnya tampak pucat dengan selang terpasang di hidung, memperlihatkan bahwa kondisinya benar-benar membutuhkan perhatian medis khusus.

Potret tersebut langsung menuai rasa khawatir dari netizen. Kolom komentar dipenuhi doa dan dukungan, baik dari penggemar maupun rekan artis yang berharap Ruben segera pulih.

Tidak sedikit pula yang mengingatkan agar Ruben lebih banyak beristirahat di tengah jadwal pekerjaannya yang padat.

Baca Juga: Insentif Tak Kunjung Jelas, Penjualan Motor Listrik Masih Tersendat

Momen paling menyentuh datang dari sang putra angkat, Betrand Peto Putra Onsu, yang diketahui menjenguk Ruben di rumah sakit.

Betrand memberikan doa dan kata-kata penuh kasih sayang untuk sang ayah, membuat publik tersentuh dengan hubungan keduanya yang begitu dekat.

Kabar sakit Ruben kembali membuka diskusi publik soal penyakit yang diidapnya, yaitu Empty Sella Syndrome. Penyakit ini tergolong langka dan terjadi pada kelenjar pituitari di otak.

Baca Juga: Kasus Deepfake Remaja di Korea Selatan Meledak, Angka Terus Meroket Sejak 2020

Kelenjar tersebut seharusnya berfungsi penting dalam mengatur hormon, pertumbuhan, metabolisme, hingga sistem reproduksi.

Menurut literatur medis, Empty Sella Syndrome muncul ketika rongga sella tursika, tempat kelenjar pituitari berada, tampak kosong atau terisi cairan serebrospinal.

Hal ini membuat kelenjar pituitari mengecil atau tertekan, sehingga fungsinya tidak berjalan optimal.

Baca Juga: Timnas Futsal Indonesia Bidik Hasil Positif di Four Nations Cup Meski Persiapan Mepet

Dampaknya bisa beragam, mulai dari sakit kepala kronis, gangguan penglihatan, hingga ketidakseimbangan hormon.

Meski demikian, tidak semua pasien dengan kondisi ini mengalami gejala yang parah. Beberapa orang bisa hidup normal dengan pemantauan rutin, sementara sebagian lain memerlukan pengobatan atau terapi hormon agar tubuh tetap seimbang.

Penanganan medis biasanya disesuaikan dengan tingkat keparahan serta gejala yang muncul pada pasien.

Baca Juga: Heboh! Dokumen KPK Ditemukan Jadi Bungkus Bawang di Pasar

Dalam kasus Ruben Onsu, pihak keluarga maupun manajemen masih belum memberikan keterangan resmi mengenai penyebab ia kembali dirawat.

Namun, publik menduga kondisi Empty Sella Syndrome yang diidapnya menjadi salah satu faktor utama menurunnya kesehatan sang presenter.

Hingga kini, dukungan terus mengalir untuk Ruben Onsu. Banyak penggemar yang berharap ia segera pulih dan bisa kembali menghibur masyarakat di layar kaca.

Baca Juga: Begal Sadis Dibekuk di Bekasi, Polisi Masih Buru Satu Pelaku

Editor: Cristina Jeany Malonda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X