Beda dari Biasanya, Presiden Korea Selatan Jadi Bintang Tamu Bareng TWICE di Acara Kpop!

Photo Author
Cristina Jeany Malonda, Insibernews
- Rabu, 20 Agustus 2025 | 16:56 WIB
Presiden Lee Jae Myung & TWICE bahas masa depan K-Pop di forum khusus. (@surver_silver92)
Presiden Lee Jae Myung & TWICE bahas masa depan K-Pop di forum khusus. (@surver_silver92)

INSIBERNEWSPresiden Korea Selatan Lee Jae Myung kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pertumbuhan industri budaya, khususnya musik kpop.

Pada Selasa (19/8), kantor kepresidenan mengumumkan bahwa Lee dijadwalkan duduk bersama sejumlah tokoh penting, termasuk Maggie Kang, sutradara film animasi Netflix kpop Demon Hunters, serta girl group populer TWICE.

Pertemuan tersebut akan ditayangkan dalam program spesial bertajuk “kpop: The Next Chapter” yang disiarkan Arirang TV pada Rabu (20/8).

Baca Juga: Viral! WNA Protes Uang Hilang saat Pemeriksaan di Bandara Soetta, Ini Kata Bea Cukai

Selain Presiden Lee, acara ini juga akan menghadirkan dua anggota TWICE, yakni Jihyo dan Jeongyeon, produser musik terkenal R. Tee, serta kritikus musik pop terkemuka Kim Young-dae.

Menurut keterangan resmi dari kantor kepresidenan, program ini bertujuan menjadi forum diskusi untuk merefleksikan perkembangan global kpop dan membicarakan peluang ke depan.

“Pertemuan ini akan mempertemukan tokoh-tokoh kunci industri untuk bertukar visi dan gagasan tentang babak baru kpop,” tulis pernyataan tersebut.

Baca Juga: Resmi! Hasil Tes DNA Ridwan Kamil dengan Anak Lisa Mariana Akhirnya Terjawab

Presiden Lee menegaskan bahwa Korea Selatan, sebagai salah satu ekonomi terbesar di Asia, harus terus berinovasi di sektor budaya.

Ia menilai kpop merupakan salah satu motor utama soft power Korea yang berperan penting dalam memperkuat posisi negara di kancah internasional.

“Korea harus bisa menjaga momentum agar tetap berada di jajaran lima besar negara dengan kekuatan budaya terbesar dunia,” ujar Lee.

Baca Juga: Terungkap! Pinkan Mambo Rela Bayar Rp2,5 Juta Per Hari Demi Bisnis Donat, Ini Alasannya

Lebih lanjut, suara-suara yang muncul dalam diskusi tersebut nantinya akan dijadikan bahan pertimbangan dalam perumusan kebijakan pemerintah.

Lee menilai perspektif dari seniman, produser, hingga kritikus musik penting untuk memperkuat strategi negara dalam memajukan industri hiburan.

Dalam rapat kabinet sehari sebelum pengumuman acara, Lee bahkan menyebut film kpop Demon Hunters sebagai sumber kekuatan nasional baru.

Baca Juga: Arumi Bachsin dan Emil Dardak Menang Kostum Terbaik HUT RI, Hadiahnya Tak Terduga!

Menurutnya, karya tersebut mencerminkan bagaimana budaya populer Korea bisa menjadi bagian dari diplomasi budaya yang efektif.

“Kita harus meningkatkan upaya untuk memperkuat status Korea sebagai kekuatan budaya dunia,” tegas Lee.

Ia juga mengingatkan bahwa kementerian pemerintah harus mengambil peran mendukung, bukan mengintervensi, agar strategi ekspansi global K-culture bisa berjalan optimal.

Baca Juga: Roblox Gaet Lady Gaga sebagai Juri Tamu Pertama dalam ‘Dress To Impress’

Dukungan kebijakan, tambahnya, juga perlu disertai pembangunan infrastruktur yang relevan untuk menopang pertumbuhan industri ini.

Dengan langkah ini, Presiden Lee sekali lagi menegaskan bahwa budaya, termasuk kpop, bukan hanya hiburan semata, tetapi juga aset strategis yang dapat memperkuat pengaruh Korea di dunia.

Editor: Cristina Jeany Malonda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X