Kontrak Masih Berlaku, NewJeans Dilarang Tampil dan Terancam Denda Rp 11,8 Miliar Jika Tak Dapat Izin ADOR

Photo Author
Adi Sutiyawan, Insibernews
- Sabtu, 31 Mei 2025 | 15:07 WIB
Newjeans putuskan kontrak dengan ADOR dan HYBE (Instagram.com @newjeans_official)
Newjeans putuskan kontrak dengan ADOR dan HYBE (Instagram.com @newjeans_official)

INSIBERNEWS - Perseteruan hukum antara girl group NewJeans dan agensi ADOR terus berlanjut.

Kini, kelima member NewJeans dilarang tampil atau menjalani aktivitas hiburan tanpa izin resmi dari ADOR, menyusul putusan dari Pengadilan Distrik Pusat Seoul pada Jumat (30/5).

 Baca Juga: Bukan dari UNESCO, Ini Fakta di Balik Penghargaan Syahrini di Cannes 2025 yang Bikin Heboh

Putusan Pengadilan:

Pengadilan menegaskan bahwa NewJeans tidak boleh tampil, baik sebagai individu maupun lewat pihak ketiga, tanpa persetujuan dari ADOR. Apabila mereka melanggar ketentuan ini, maka:

  • Setiap pelanggaran akan dikenai denda 1 miliar KRW (sekitar Rp 11,8 miliar) yang harus dibayarkan kepada ADOR.
  • Larangan ini berlaku hingga putusan final soal gugatan keabsahan kontrak eksklusif mereka diumumkan.

 Baca Juga: Jelang Sidang Banding Lawan ADOR, NewJeans Gandeng 14 Pengacara

Latar Belakang Konflik

Masalah ini bermula sejak November 2024, ketika NewJeans menyatakan ingin beraktivitas secara independen.

Mereka menilai kontrak eksklusif dengan ADOR telah batal demi hukum akibat pelanggaran sepihak oleh agensi.

Namun, ADOR membalas dengan gugatan hukum, menuntut agar NewJeans tetap terikat kontrak dan tidak boleh menandatangani kontrak iklan atau tampil tanpa seizin mereka.

 Baca Juga: NewJeans Hengkang Dari ADOR: Bagaimana Soal Denda Dan Hak Nama Grup?

Pelanggaran yang Memicu Denda:

Insiden penting terjadi pada 23 Maret 2025, ketika NewJeans tampil di luar negeri menggunakan nama baru “NJZ” dan membawakan lagu baru—hanya dua hari setelah larangan sementara dikeluarkan.

Hal ini dinilai pengadilan sebagai pelanggaran serius yang bisa terulang.

“Tampil dengan nama grup baru dan merilis lagu baru dianggap sebagai pelanggaran… dan terdapat kemungkinan pelanggaran serupa akan terjadi di masa depan,” demikian isi pernyataan pengadilan dikutip dari Yonhap News.

 Baca Juga: ADOR Mendesak Belift Lab Minta Maaf Terbuka kepada Hanni NewJeans atas Insiden di Koridor

Perseteruan antara idol dan agensi bukan hal baru di industri K-pop. Namun, kasus NewJeans dan ADOR menjadi sorotan karena menyangkut grup dengan popularitas global dan agensi yang masih berada dalam ekosistem raksasa hiburan HYBE.

Halaman:

Editor: Adi Sutiyawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X