Ngeri! Terbunuh Saat Live TikTok, Berikut Kronologi Penembakan Valeria Marquez Influencer Cantik Asal Meksiko

Photo Author
Cristina Jeany Malonda, Insibernews
- Sabtu, 17 Mei 2025 | 15:24 WIB
Content creator asal Meksiko menjadi korban penembakan saat sedang siaran langsung di TikTok.  (Instagram/v___marquez)
Content creator asal Meksiko menjadi korban penembakan saat sedang siaran langsung di TikTok. (Instagram/v___marquez)

INSIBERNEWS - Seorang content creator sekaligus pemilik salon kecantikan di Meksiko, Valeria Marquez menjadi korban dari insiden tragis yang menghilangkan nyawanya.

Influencer Cantik ini ditembak hingga tewas di tempatnya bekerja, saat sedang melakukan siaran langsung di TikTok, pada Selasa, 13 Mei 2025.

Berlangsung di salon milik Valeria yang bernama Blossom The Beauty Lounge, berlokasi di kawasan Zapopan, Jalisco. Valeria terlihat duduk santai sambil memeluk boneka babi berwarna pink.

Baca Juga: DPR Murka! Minta Polisi Tangkap Pelaku Dibalik Grup Viral Fantasi Sedarah di Facebook

Dalam video live yang ditonton banyak followers-nya, suasana awal yang tenang seketika berubah menjadi momen yang mengejutkan hanya dalam hitungan detik.

Pada awal siaran, Valeria sempat menyampaikan ada seseorang yang datang dan menanyakan namanya dan seketika tembakan dilepaskan.

“Dia datang,” ucap Valeria sebagaimana dikutip pada Jumat 16 Mei 2025.

Baca Juga: Investasi Rp5 Triliun Batal? Tiga Tokoh di Cilegon Ditahan Usai Diduga Memeras Investor Asing

Menurut laporan yang beredar, Valeria mendapat dua tembakan yang mengenai tubuhnya dan terlihat memegangi bagian perut dan dadanya.

Pelaku yang belum diketahui identitasnya itu langsung melarikan diri menggunakan sepeda motor dan masih diburu oleh pihak berwenang.

Tragisnya, Valeria ternyata sempat memberikan sinyal tentang ancaman yang dia rasakan. Dalam salah satu sesi live sebelumnya, ia curhat soal seseorang yang mengirimkan hadiah mahal melalui temannya, Erika.

Baca Juga: Mobil China Mulai Unjuk Gigi, BYD Tembus 10 Besar Merek Terlaris di Indonesia

Ketika petugas kepolisian tiba di lokasi kejadian, Valeria ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa, masih duduk di kursinya sambil memeluk boneka pink yang tadi ia pegang di video.

Pihak berwenang kini tengah menyelidiki kasus ini sebagai femisida, yakni pembunuhan terhadap perempuan yang dilatarbelakangi oleh kebencian atau kekerasan berbasis gender.

Halaman:

Editor: Cristina Jeany Malonda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X