religi-budaya

Keris Kyai Sengkelat Milik Sunan Kalijaga, Mampu Menangkap Kilat Dan Memusnahkan Wabah Penyakit

Kamis, 1 Agustus 2024 | 11:34 WIB
illustrasi keris Sunan Kali Jaga (dok ist)

INSIBERNEWS-Sunan Kalijaga dikenal sebagai seorang mubalig yang menyebarkan agama Islam sambil mengembara. Ia juga berkeliling dan mendekati masyarakat dengan cara yang ramah, dan mampu berbaur dengan masyarakat sekitar

Dalam berdakwah Sunan Kalijaga juga memadukan unsur-unsur kebudayaan yang ada pada saat itu dengan budaya keislaman. Pendekatan akulturasi ini, dalam buku Sunan Kalijaga (Raden Said) oleh Yoyok Rahayu Basuki, menjadi pendekatan yang paling sesuai dengan masyarakat jawa, yaitu memadukan budaya pada masa itu dengan menyisipkan nilai keislaman. Sehingga, dakwahnya juga menjadi mudah diterima.

Keris Kyai Sengkelat
Selanjutnya ada keris yang dinamakan langsung oleh salah satu wali penyebar agama Islam di Pulau Jawa yakni Sunan Kalijaga. Benda pusaka itu dibuat oleh seorang sakti atau Mpu bernama Ki Supa Mandrangi.

Baca Juga: Dibalik Cerita Keris Sakti Milik Presiden Pertama RI, Memiliki Kekuatan Melindungi

Sosok tersebut merupakan pandai besi sakti, yang membuat keris tanpa las, dibakar dan pakai sarana pembantu lain. Tapi hanya dengan kedua tangannya, pakai teknik memijat.

Sunan Kalijaga memberinya nama keris Kyai Sengkelet. Selain itu diyakini punya keistimewaan dapat menangkap kilat serta memusnahkan wabah penyakit.

Pada masa pemerintahan Prabu Brawijaya 5, terjadi wabah penyakit mematikan. Rakyat jelata kehilangan nyawa. Putri kesayangan Prabu, Ayu Sekar Kedaton juga sakit parah.

Baca Juga: Karomah Makam Keramat Tajug, Kisah Putra Sultan Ageng Tirtayasa Berjuang Melawan Penjajah

Segala cara sudah dilakukan, tapi selalu gagal. Sampai akhirnya Sang Prabu meminta bantuan Sunan Kalijaga dan benar saja wabah mematikan berhasil terhempas dalam waktu singkat.

Sunan Kalijaga datang ke istana Majapahit membawa keris Kyai Sengkelat, mengeluarkan dan mengayunkan ke udara sambil berdoa. Tiba-tiba langit gelap, petir menyambar dan kilat ditangkap keris, disalurkan ke tanah

Reaksi selanjutnya yakni turun hujan lebat dan deras. Hujan telah membersihkan udara dari berbagai kotoran. Sehingga wabah menghilang, rakyat serta anggota keluarga kerajaan kembali sehat.(**)

Tags

Terkini