religi-budaya

Kashmir dalam Api: Sejarah Panjang Konflik India dan Pakistan

Senin, 7 Juli 2025 | 09:00 WIB
Bendera India dan Pakistan (iStock by Getty Images)

INSIBERNEWS – Konflik antara India dan Pakistan bukan sekadar pertikaian antar dua negara tetangga.

Ini adalah warisan sejarah kolonial, pembagian wilayah secara kontroversial, serta perbedaan identitas agama dan politik yang terus membara hingga hari ini.

Untuk memahami akar permasalahan mereka, kita perlu menengok kembali ke masa menjelang kemerdekaan India dari penjajahan Inggris.

 Baca Juga: 7 Hal yang Menunjukkan Bahwa Cyrus Agung Itu Adalah Raja Dzulqarnain

Awal Mula: Pembagian India 1947

Pada tahun 1947, Kerajaan Inggris memutuskan untuk membagi India menjadi dua negara berdasarkan mayoritas agama penduduk:

  1. India, untuk komunitas mayoritas Hindu,
  2. dan Pakistan, untuk komunitas Muslim.

Keputusan ini dikenal sebagai “Partition” (Pembagian India), dan menjadi salah satu perpindahan populasi terbesar dalam sejarah — sekitar 15 juta orang harus pindah negara berdasarkan agama mereka.

 Baca Juga: Meneliti Jejak Hidup Bangsa Persia Kuno di Era Modern Negara Iran

Dalam proses ini, ratusan ribu orang tewas akibat kerusuhan antar komunitas.

Namun, tidak semua wilayah diselesaikan dengan jelas, dan di sinilah konflik dimulai — terutama di wilayah Kashmir.

Kashmir Inti Permasalahan. Kashmir adalah wilayah yang secara geografis berada di utara, dan mayoritas penduduknya Muslim, tetapi diperintah oleh seorang raja Hindu bernama Maharaja Hari Singh.

Ketika diminta untuk memilih bergabung ke India atau Pakistan, ia memilih bergabung ke India, keputusan yang kemudian ditolak oleh Pakistan.

 Baca Juga: Makna Filosofi dan Sejarah Malam Satu Suro Menurut Tradisi Jawa

Sejak saat itu, wilayah Kashmir menjadi sumber utama konflik militer dan politik antara India dan Pakistan.

Kedua negara mengklaim Kashmir sebagai milik mereka, dan masing-masing menguasai sebagian dari wilayah tersebut.

Halaman:

Tags

Terkini