INSIBERNEWS - Saat berbuka puasa di bulan Ramadan, umat Muslim dianjurkan untuk mengonsumsi takjil manis.
Takjil manis yang dianjurkan seperti kurma, kolak, atau es buah.
Anjuran mengkonsumsi takjil manis ini memiliki dasar yang kuat, baik dari segi agama maupun kesehatan.
Baca Juga: Lakukan 4 Pelanggaran, Gelar Doktor Bahlil Lahadalia Tidak Dicabut Pihak UI
Secara agama, Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk berbuka puasa dengan sesuatu yang manis.
Terutama kurma, berdasarkan sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Anas bin Malik.
"Jika salah seorang dari kalian berpuasa, maka berbukalah dengan kurma, jika tidak ada, dengan air." (HR. Abu Dawud).
Baca Juga: Sambangi Warga Terdampak Banjir di Bekasi, Prabowo Beri Dukungan Moril dan Buka Puasa Bersama
Kurma, sebagai salah satu jenis takjil manis, memiliki kandungan gula alami yang cepat diserap tubuh, memberikan energi instan setelah seharian berpuasa.
Anjuran ini juga menunjukkan bahwa berbuka puasa dengan yang manis dapat membantu memulihkan stamina dengan cepat.
Dari segi kesehatan, tubuh yang telah berpuasa sepanjang hari cenderung mengalami penurunan kadar gula darah.
Mengonsumsi takjil manis, seperti kurma, membantu menstabilkan gula darah dengan cepat.
Sehingga tubuh tidak merasa lemas atau pusing setelah berbuka.