Perbedaan Ateis dan Agnostik: Jangan Sampai Tertukar!

Photo Author
- Jumat, 20 Desember 2024 | 08:00 WIB
Perbedaan Ateis dan Agnostik (Foto : Geotimes)
Perbedaan Ateis dan Agnostik (Foto : Geotimes)

INSIBERNEWS - Banyak orang seringkali bingung dengan perbedaan antara ateis dan agnostik. Kedua istilah ini sering digunakan secara bergantian, padahal memiliki makna yang sangat berbeda.

Memahami perbedaan ini penting agar tidak ada kesalahpahaman dalam berdiskusi mengenai pandangan hidup atau keyakinan seseorang.

Baca Juga: Wajib Tahu! Inilah 4 Jenis Santet Menurut Ustadz Muhammad Faizar

Seorang ateis adalah orang yang secara aktif tidak percaya kepada Tuhan atau Tuhan-Tuhan yang diyakini oleh agama-agama besar.

Atheisme bisa dianggap sebagai pandangan atau posisi yang jelas menolak keberadaan Tuhan atau dewa, bahkan seringkali menentang argumen-argumen yang mendukung adanya Tuhan.

Baca Juga: Sah Atau Tidak, Menjalankan Ibadah Shalat Namun Terlanjur Mentato Tubuh? Simak Penjelasannya!

Bagi ateis, ide tentang Tuhan dianggap tidak memiliki dasar atau bukti yang meyakinkan.

Sementara itu, agnostik adalah seseorang yang tidak mengambil posisi pasti mengenai keberadaan Tuhan atau kekuatan supranatural lainnya. Agnostisisme lebih bersifat pada ketidakpastian atau ketidaktahuan tentang hal-hal tersebut.

Baca Juga: Masjid IKN Bakal Jadi Masjid Negara, Gantikan Istiqlal

Seorang agnostik tidak menyatakan bahwa Tuhan itu tidak ada, tetapi mereka merasa tidak dapat mengetahui atau membuktikan apakah Tuhan ada atau tidak, karena keterbatasan pengetahuan manusia.

Perbedaan mendasar antara ateis dan agnostik terletak pada sikap mereka terhadap pengetahuan dan keyakinan.

Baca Juga: Kebaya Diakui UNESCO sebagai Warisan Budaya Takbenda, Peningkatan Kesadaran Global tentang Pelestarian Budaya

Ateis dengan tegas menolak gagasan tentang Tuhan, sementara agnostik lebih mengutamakan ketidakpastian dan mengakui keterbatasan pengetahuan manusia dalam mengetahui hal-hal tersebut.

Dengan demikian, penting untuk memahami bahwa meskipun keduanya tidak berpegang pada agama atau keyakinan yang sama, posisi mereka terhadap masalah ketuhanan sangat berbeda.

Halaman:

Editor: Varin Vaprilia Caroline

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X