Sillsilah Ibunda PANGERAN DIPONEGORO

Photo Author
Taufik RM, Insibernews
- Senin, 29 Juli 2024 | 17:21 WIB
Pangeran Diponegoro. (foto: Istimewa)
Pangeran Diponegoro. (foto: Istimewa)

INSIBERNEWS - Sri Prabu Brawijaya V, raja Majapahit ke VII mempunyai putra 117 orang.Setelah runtuhnya Nagari Majapahit pada tahun 1478 M semua putra Raja Brawijaya V keluar dari istana dan menyebar dan berkelana.

Salah satunya adalah putra bungsunya yaitu putra ke 117 yang bernama Raden Joko Dolog, Beliau berkelana dan bertapa di pinggir Kali Progo dan berganti nama Wasi Bageno.

Setelah beberapa bulan bertapa di Kali Progo, Wasi Bageno meneruskan perjalanan dan berguru kepada Sunan Kalijaga di Gunung Jambalkat di Tanah Bayat, disana beliau mendapat wejangan agama Islam dan berpindah menganut agama Islam.

Baca Juga: Awal mula Perseteruan Mataram dan Cirebon

Setelah beberapa bulan di Gunung Jabalkat dan dirasa ilmunya sudah cukup, beliau kemudian diperintahkan oleh Sunan Kalijaga untuk turun dan menyebarkan agama Islam.

Akhirnya Wasi Bageno atau Raden Joko Dolog kemudian mendirikan sebuah Dukuh yang dinamakan Pedukuhan Jatinom dan menyebarkan agama Islam disana hingga wafatnya dan dimakamkan di Jatinom.

Diketahui, Raden Joko Dolog menurunkan:
1. Nyai Ajeng Pangeran Panggung wasisworo
2. Wasi Djiwo

Baca Juga: Ungkap 2 inti pemikiran filosofis Marcus Aurelius Yang Mengacu Pada Takdir Hidup Seperti Pandangan Islam

Nyai Ajeng Pangeran Panggung Wasisworo menikah dengan Pangeran Panggung Wasisworo. Pangeran Panggung Wasisworo adalah putra dari Pangeran Kundurawan I.

Sedangkan Pangeran Kundurawan atau Raden Pamekas sendiri adalah putra dari raja Brawijaya IV.

Setelah runtuhnya Nagari Majapahit , Pangeran Kundurawan melarikan diri ke tanah Cirebon dan berguru kepada Sunan Mojogung I, setelah berpindah agama Islam diberi nama Pangeran Kundurawan I. Beliau wafat dan dimakamkan di Cirebon.

Baca Juga: 7 Fakta Menarik Sundaland, Sering Dikaitkan Dengan Benua Atlantis Yang Hilang

Selanjutnya dari pernikahan Nyai Ajeng dan Pangeran Panggung Wasisworo kemudian menurunkan Kanjeng Pangeran Alas, setelah wafat dimakamkan di Delanggu.

Kemudian Pangeran Alas menurunkan:
1. Tg Parampelan, Mantri Pajang
2. Pangeran Pangalasan Domas.

Halaman:

Editor: Taufik RM

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X