Tahun ini, pemerintah juga menerapkan skema tanazul, yakni kepulangan lebih awal bagi sekitar 95 kloter.
Mereka dijadwalkan melempar jumrah dari jalur bawah, sehingga pengawasan pun ditingkatkan.
Total ada 7 pos pantau Tanazul yang disiapkan di sepanjang rute Syisyah hingga sektor 5, demi memastikan semua berjalan tertib dan aman.
Baca Juga: Visa Furoda Tak Kunjung Terbit, Kimberly Ryder Tunda Rencana Ibadah Haji Tahun Ini
Upaya mitigasi juga diprioritaskan. Ambulans, tim medis, dan petugas lapangan sudah bersiaga di berbagai titik rawan.
Tujuannya jelas: memastikan keselamatan dan kenyamanan jemaah, terutama yang lansia dan berkebutuhan khusus, agar bisa menjalankan ibadah dengan khusyuk dan selamat hingga akhir.
Dengan koordinasi yang semakin solid dan kesiapan petugas di lapangan, harapan besar tertuju pada kelancaran ibadah haji tahun ini.
Semoga semua jemaah bisa menuntaskan rukun haji dengan sempurna dan kembali ke tanah air dalam keadaan sehat dan membawa predikat haji yang mabrur.
Artikel Terkait
Imbauan Penting Arab Saudi untuk Jemaah Haji 2025 Saat Puncak Ibadah di Armuzna
Visa Haji 2025 Resmi Ditutup, Kemenag Pastikan 100 persen Kuota Terserap Meski 1.450 Jemaah Batal Berangkat
Jelang Wukuf di Arafah, Arab Saudi Sambut 1,1 Juta Jemaah Haji Internasional
Visa Furoda Tak Kunjung Terbit, Kimberly Ryder Tunda Rencana Ibadah Haji Tahun Ini
Ibadah Haji Tahun Ini, Ivan Gunawan Setiap Hari Tak Berhenti Bersyukur
Visa Furoda Ditiadakan Tahun Ini, Jemaah Haji Diminta Agar Waspada pada Modus Penipuan
Visa Furoda 2025 Dihentikan Arab Saudi, BP Haji: Jangan Tertipu Biro Nakal!
Menag Nasaruddin Umar: Persoalan Haji 2025 Berhasil Diurai dengan Baik