INSIBERNEWS - Mercedes-Benz G-Class, atau yang sering disebut G-Wagen, bukan sekadar mobil mewah.
Kendaraan ini juga memiliki sejarah yang menarik di Indonesia, terutama karena digunakan oleh Presiden ke-2 RI, Soeharto, di akhir masa jabatannya.
Mobil tangguh dan berkelas ini menemani perjalanan politik Soeharto di masa-masa terakhir kepemimpinannya.
Yuk, kita simak beberapa fakta menarik tentang Mercedes-Benz G-Class yang legendaris ini!
Baca Juga: Momen Terakhir Jokowi: Sapa Warga dari Sunroof Mobil Garuda di Perpisahan Terakhirnya
1. Dikenal sebagai Kendaraan Tangguh di Medan Berat
Mercedes-Benz G-Class pertama kali dirancang pada tahun 1979 sebagai kendaraan militer.
Karena performanya yang kuat di medan berat, kendaraan ini kemudian dijadikan mobil sipil dengan desain yang tetap mempertahankan karakter aslinya.
Soeharto, yang dikenal dengan gaya kepemimpinan yang kuat, memilih G-Class sebagai kendaraannya di akhir masa jabatan,
cocok dengan reputasi mobil ini sebagai kendaraan yang tangguh.
Baca Juga: 5 Kendaraan Khusus Buatan Pindad: Keren, Tangguh, dan Berkualitas!
2. Desain Klasik yang Tak Lekang oleh Waktu
Meskipun sudah ada sejak akhir 70-an, desain G-Class tidak banyak berubah hingga sekarang.
Dengan bentuk kotak yang ikonik dan bodi yang kokoh, G-Class tetap menjadi simbol kekuatan dan prestise.
Soeharto menggunakan varian G-Class yang dikenal dengan kesan mewah namun tetap berwibawa, pas dengan statusnya sebagai pemimpin negara.