INSIBERNEWS - Mobil listrik menawarkan sejumlah keunggulan, mulai dari tidak menghasilkan emisi gas buang saat digunakan hingga kebutuhan perawatan rutin yang berbeda dari mobil bermesin bensin.
Namun, seperti kendaraan pada umumnya, mobil listrik juga dapat mengalami masalah teknis yang perlu diketahui konsumen.
Masalah tersebut tidak selalu berkaitan dengan baterai atau kebakaran. Gangguan dapat terjadi pada sistem pengisian daya, perangkat elektronik, perangkat lunak, sistem bantuan pengemudi, hingga komponen mekanis kendaraan.
Sejumlah kasus telah ditangani melalui investigasi, pemeriksaan teknis, atau kampanye penarikan kembali kendaraan (recall). Berikut rangkuman beberapa kasus yang memiliki dokumentasi publik, dengan membedakan kejadian di Indonesia dan luar negeri.
Baca Juga: Misteri Kerangka Bocah Perempuan Terlilit Tali di Cibeber Cianjur, Diduga Sudah Tewas 20 Hari Lalu
1. BYD Seal: Kebakaran di Tol Cikampek Masih Diinvestigasi
Salah satu kasus mobil listrik yang menjadi perhatian di Indonesia adalah kebakaran BYD Seal di dekat gerbang Tol Cikampek, Jawa Barat, pada 31 Juli 2026.
Kementerian Perdagangan melalui Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga menyatakan telah meminta klarifikasi kepada PT BYD Motor Indonesia pada 13 Agustus 2026. Informasi tersebut disampaikan melalui keterangan resmi kementerian pada 19 Agustus 2026.
Dalam penjelasannya, kementerian menyebut pemeriksaan teknis terhadap kendaraan masih berlangsung ketika klarifikasi dilakukan. BYD juga menjelaskan langkah penanganan konsumen dan koordinasi dengan pihak terkait.
Hingga keterangan tersebut diterbitkan, penyebab akhir kebakaran belum dipastikan. Karena itu, peristiwa tersebut tidak dapat langsung dijadikan bukti bahwa baterai atau komponen tertentu merupakan penyebab kebakaran.
Baca Juga: Viral Rekaman Video Call Ruben Onsu, Artos Bantah Dibayar untuk Jatuhkan Nama Baik
Kasus ini menjadi pengingat bahwa penyelidikan teknis diperlukan untuk mengetahui apakah sebuah insiden berkaitan dengan sistem kelistrikan, baterai, kerusakan akibat kejadian tertentu, atau faktor lainnya.
2. Hyundai: Masalah ICCU pada Sejumlah Model Listrik
Masalah teknis pada mobil listrik tidak selalu terlihat dari kerusakan fisik. Salah satu contohnya adalah gangguan pada Integrated Charging Control Unit (ICCU), komponen yang berperan dalam pengelolaan sistem pengisian dan kelistrikan kendaraan tertentu.
Dalam laporan keberlanjutan Hyundai Motor Company, produsen tersebut menjelaskan adanya kampanye penarikan kembali pada Maret 2024 yang melibatkan sekitar 113.000 kendaraan dari lima model listrik di pasar global. Model yang disebut mencakup Hyundai IONIQ 5, IONIQ 6, Genesis GV60, GV70 EV, dan G80 EV.
Dokumen itu menjelaskan bahwa gangguan ICCU pada kendaraan tertentu dapat menyebabkan baterai 12 volt kehilangan daya. Kegagalan fungsi konversi tegangan juga berpotensi membatasi kecepatan kendaraan secara bertahap, bahkan menyebabkan kendaraan berhenti ketika digunakan terus-menerus.