Baca Juga: Tunjangan Mandek Empat Bulan, PB PGRI Lontarkan Enam Ultimatum Keras untuk Pemerintah
Penanganan yang dilakukan mencakup pembaruan perangkat lunak dan penggantian ICCU pada unit tertentu. Namun, informasi mengenai kampanye global tersebut tidak otomatis membuktikan bahwa semua unit dengan model yang sama di Indonesia mengalami masalah serupa.
Pemilik perlu memeriksa apakah kendaraannya termasuk dalam cakupan kampanye perbaikan berdasarkan nomor identifikasi kendaraan atau VIN melalui saluran resmi produsen.
3. VinFast VF 8: Sistem Bantuan Pengemudi Mendapat Pembaruan
Masalah pada perangkat lunak dan fitur bantuan pengemudi juga menjadi bagian dari evaluasi keselamatan kendaraan listrik.
Dokumen penarikan kembali yang diajukan VinFast kepada National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) di Amerika Serikat pada Agustus 2025 mencatat kampanye yang melibatkan 6.314 unit VinFast VF 8 model tahun 2023–2025.
Baca Juga: Bukan Sekadar Adzan, Pengeras Suara Masjid di Indonesia Bakal Disulap Jadi Alarm Gempa
Menurut dokumen tersebut, pembaruan kalibrasi perangkat lunak sistem bantuan pengemudi atau ADAS diperlukan untuk memperhalus dan membuat respons kemudi lebih konsisten.
Dalam kondisi tikungan lebar tertentu, sistem tersebut berpotensi memberikan input kemudi yang sulit diatasi pengemudi yang belum terbiasa dengan responsnya.
Tindakan perbaikan yang ditetapkan berupa pembaruan perangkat lunak. Kasus ini menunjukkan bahwa keselamatan mobil modern tidak hanya bergantung pada kondisi baterai, tetapi juga pada kalibrasi perangkat elektronik dan interaksi antara sistem otomatis dengan pengemudi.
Meski demikian, kampanye tersebut berkaitan dengan kendaraan yang masuk dalam cakupan pasar Amerika Serikat. Informasi itu tidak dapat langsung digunakan untuk menyimpulkan bahwa unit VinFast VF 8 di Indonesia terdampak.
4. Wuling: Sistem Pengisian Daya dan Instalasi Perlu Diperhatikan
Pada mobil listrik, proses pengisian daya merupakan bagian penting dari penggunaan sehari-hari. Sistem ini melibatkan kendaraan, kabel, konektor, perangkat pengisi daya, dan instalasi listrik yang digunakan.
Karena itu, gangguan saat pengisian tidak selalu berarti baterai traksi kendaraan mengalami kerusakan. Pemeriksaan perlu membedakan apakah masalah berasal dari kendaraan, perangkat pengisi daya, konektor, atau instalasi listrik.
Wuling melalui laman resminya menjelaskan bahwa pengisian daya Air ev di rumah memerlukan kapasitas listrik yang memadai. Wuling juga menyediakan fasilitas pengisian daya melalui bengkel resminya.
Informasi tersebut merupakan panduan penggunaan, bukan bukti bahwa model Air ev atau model listrik Wuling lainnya mengalami cacat tertentu. Dalam penelusuran sumber yang digunakan untuk artikel ini, belum ditemukan dokumentasi resmi yang cukup untuk menyatakan adanya kerusakan teknis tertentu pada model Wuling listrik di Indonesia sebagai masalah yang berlaku secara luas.
Artikel Terkait
Konser Avenged Sevenfold di JIS Sempat Terhenti, Dear God Bikin Penggemar Nostalgia
Mitra Dapur MBG Teriak Rugi, Agus Sulistriyono: Jangan Jadi Alasan Meloloskan Dapur MBG Bermasalah
Viral Rekaman Video Call Ruben Onsu, Artos Bantah Dibayar untuk Jatuhkan Nama Baik
Wayan Koster Panggil Pertamina soal BBM Langka di Bali, Pasokan Tambahan Segera Didistribusikan
Tunjangan Mandek Empat Bulan, PB PGRI Lontarkan Enam Ultimatum Keras untuk Pemerintah
Misteri Kerangka Bocah Perempuan Terlilit Tali di Cibeber Cianjur, Diduga Sudah Tewas 20 Hari Lalu