otomotif

BYD Tampil Percaya Diri di GJAW 2025, Proyek Pabrik Subang Masuk Tahap Akhir

Kamis, 18 Desember 2025 | 14:18 WIB
BYD Company - Perusahaan Mobil Listrik asal China (Foto : bcrpub.com)

 

INSIBERNEWS - Industri otomotif nasional kembali bergairah dengan digelarnya pameran Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2025. Ajang yang diinisiasi oleh Gaikindo tersebut berlangsung di ICE BSD City, Tangerang, sejak Jumat (21/11/2025) hingga Minggu (30/11/2025), dan menjadi etalase perkembangan terbaru dunia otomotif Tanah Air.

Pameran tahunan ini diikuti berbagai merek kendaraan ternama, mulai dari produsen konvensional hingga pemain kendaraan listrik. GJAW 2025 juga menjadi momentum penting bagi pelaku industri untuk memperkuat eksistensi sekaligus menunjukkan komitmen investasi jangka panjang di Indonesia.

Baca Juga: BYD Masih All Out Mobil Listrik, Opsi Hybrid di Indonesia Tetap Terbuka

Sebagai pemimpin pasar penjualan mobil nasional per Oktober 2025, BYD turut ambil bagian dalam pameran tersebut. Kehadiran BYD menarik perhatian pengunjung, tidak hanya lewat lini produk kendaraan listriknya, tetapi juga melalui kabar terbaru terkait pengembangan fasilitas produksi di dalam negeri.

Di sela pameran, manajemen BYD mengonfirmasi progres pembangunan pabrik mereka yang berlokasi di kawasan Subang Smartpolitan, Jawa Barat. Proyek ini menjadi salah satu investasi strategis BYD untuk memperkuat basis produksi kendaraan listrik di Indonesia.

Head of Marketing, PR & Government BYD Motor Indonesia, Luther Panjaitan, menyampaikan bahwa pembangunan pabrik tersebut kini telah memasuki fase krusial. Proses perizinan dan koordinasi lintas kementerian pun terus berjalan.

Baca Juga: Penjualan Mobil Astra Turun 16 Persen, Perusahaan Tetap Optimistis Pasar Bakal Pulih Tahun Depan

“Saat ini kami sudah masuk tahap akhir. Kami sudah mendapatkan audit dari BKPM dan secara konsisten berkoordinasi dengan Kementerian Perindustrian, karena ini memang masa transisi,” ujar Luther saat ditemui di booth BYD pada GJAW 2025, Jumat (21/11/2025).

Ia menjelaskan, pabrik di Subang nantinya tidak hanya berfungsi sebagai fasilitas perakitan, tetapi juga diharapkan menjadi pusat pengembangan ekosistem kendaraan listrik, termasuk rantai pasok dan tenaga kerja lokal.

Keberadaan pabrik tersebut diyakini akan memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu basis produksi kendaraan listrik di kawasan Asia Tenggara. Selain itu, langkah ini juga sejalan dengan kebijakan pemerintah yang mendorong percepatan industri kendaraan ramah lingkungan.

Baca Juga: BMW Tunjuk Milan Nedeljkovic sebagai Nakhoda Baru, Resmi Pimpin Dewan Manajemen Mulai 2026

Partisipasi BYD di GJAW 2025 sekaligus menegaskan keseriusan produsen asal China tersebut dalam menggarap pasar Indonesia. Tidak hanya fokus pada penjualan, BYD juga menunjukkan komitmen jangka panjang melalui investasi manufaktur dan transfer teknologi.

Dengan antusiasme pengunjung yang tinggi serta dukungan kebijakan pemerintah, GJAW 2025 menjadi panggung penting bagi BYD dan pelaku industri lainnya untuk menatap masa depan otomotif nasional yang semakin mengarah ke elektrifikasi.***

Tags

Terkini