otomotif

Ciri-Ciri Pelek Motor Kamu Patah, Waspadai Sebelum Bahaya!

Minggu, 21 September 2025 | 12:43 WIB
Ilustrasi Pelek Motor (Foto : Dok. Wahana Honda)

INSIBERNEWS - Bagi para pengendara motor, pelek adalah salah satu komponen penting yang sering kali luput dari perhatian. Padahal, kondisi pelek yang rusak atau bahkan patah bisa membahayakan keselamatan di jalan.

Jika dibiarkan, motor bisa kehilangan keseimbangan hingga berisiko menimbulkan kecelakaan. Karena itu, penting untuk mengenali tanda-tanda awal sebelum pelek benar-benar patah.

Baca Juga: Inggris Siap Akui Negara Palestina, Starmer Sebut Situasi Gaza Tak Tertahankan

Salah satu ciri paling mudah dikenali adalah getaran tidak normal pada roda. Saat kamu berkendara di jalan rata, motor biasanya terasa stabil. Namun, jika tiba-tiba roda terasa bergetar hebat, terutama saat melaju dengan kecepatan sedang hingga tinggi, bisa jadi pelek motor sudah retak atau bengkok.

Ciri lain yang sering muncul adalah bunyi aneh dari roda. Suara berdecit atau ketukan berulang ketika motor berjalan bisa menjadi pertanda pelek sudah tidak rata.

Apalagi jika suara itu makin jelas terdengar saat melewati jalan bergelombang, sebaiknya segera cek kondisi pelek sebelum terlambat.

Baca Juga: BRI Salurkan KPR Subsidi Rp14,65 Triliun, Perkuat Dukungan terhadap Program 3 Juta Rumah dan Asta Cita

Perhatikan juga kondisi ban. Jika pelek bermasalah, biasanya ban tidak akan terpasang sempurna. Akibatnya, tekanan angin jadi tidak stabil dan ban lebih cepat kempes atau bahkan bocor. Hal ini bisa menjadi tanda bahwa pelek sudah tidak bisa menahan ban dengan baik.

Selain itu, motor yang sulit dikendalikan juga bisa menjadi alarm bahaya. Misalnya, setang terasa lebih berat dari biasanya atau motor cenderung lari ke satu arah meski jalan lurus. Kondisi ini patut dicurigai karena bisa saja pelek sudah bengkok atau retak.

Pemeriksaan visual juga penting. Lihat langsung kondisi pelek motor, apakah ada retakan kecil, goresan dalam, atau bagian yang terlihat tidak simetris. Retakan sekecil apa pun bisa berkembang menjadi patahan ketika motor dipakai terus-menerus, terutama di jalanan rusak.

Baca Juga: Trump Tambah Biaya Visa H-1B, Elon Musk Angkat Bicara Soal Akses Talenta Global

Jika kamu sering melewati jalan berlubang atau membawa beban berlebih, risiko pelek patah semakin besar. Kebiasaan ini memberi tekanan ekstra pada roda, sehingga pelek lebih cepat lemah dan rawan pecah. Karena itu, hindari mengendarai motor secara kasar dan perhatikan beban bawaan.

Jangan menunggu sampai pelek benar-benar patah untuk bertindak. Begitu ada tanda-tanda yang mencurigakan, segera bawa motor ke bengkel terpercaya untuk pemeriksaan lebih lanjut. Ingat, pelek yang rusak bukan hanya soal kenyamanan berkendara, tapi juga menyangkut keselamatan nyawamu di jalan.

Tags

Terkini