INSIBERNEWS - Produsen mobil asal Tiongkok, Changan Automobile, mulai menunjukkan keseriusannya dalam memperluas pasar global dengan membidik wilayah pengguna mobil setir kanan, termasuk Indonesia.
Dalam gelaran Auto Shanghai 2025 yang berlangsung di Shanghai, Wakil Presiden Changan, Li Mingchai, menegaskan komitmen mereka menjadikan kawasan Asia Tenggara sebagai fokus utama ekspansi.
Baca Juga: Tinggalkan Impor Kereta Bekas, KAI Commuter Fokus Datangkan Armada Baru dari China dan INKA
Changan bahkan telah membuka Kantor Regional Asia Tenggara di Thailand yang akan mengawasi ekspansi ke negara-negara seperti Myanmar, Australia, dan tentu saja Indonesia.
Untuk masuk ke pasar Tanah Air, Changan menggandeng Indomobil Group sebagai mitra strategis.
Kedua perusahaan telah menandatangani perjanjian kerja sama distribusi pada Februari lalu, dengan skema perakitan completely knock down (CKD) di pabrik lokal Indonesia.
Baca Juga: 5 Fitur Mobil yang Harus Ada untuk Perjalanan Jauh yang Nyaman
"Tujuan kami bukan hanya menjual kendaraan, tapi membangun ekosistem yang berkelanjutan, dengan kualitas layanan jangka panjang bagi pengguna di negara-negara setir kanan," ujar Li Mingchai.
Ia menambahkan bahwa produk pertama Changan untuk Indonesia rencananya akan dikenalkan ke publik sebelum akhir 2025.
Baca Juga: Tesla Tunda Peluncuran Model Y Terjangkau, Rencana Produksi Bergeser ke 2026
Lebih jauh, perwakilan Changan lainnya, Wang, menjelaskan bahwa strategi mereka bukan sekadar penetrasi pasar sesaat.
“Kami merancang produk yang sesuai kebutuhan spesifik pengemudi lokal, termasuk aspek manufaktur dan rantai pasok,” tuturnya.
Changan juga telah menggelontorkan investasi sebesar 4 miliar yuan untuk membangun basis produksi mobil setir kanan di Thailand.
Baca Juga: Menteri Zionis Ancam Bakal Gulingkan Netanyahu Jika Gaza Tak Diduduki Militer Israel