Adanya sentra pelatihan di daerah tersebut, kata Erick akan memberikan jenjang pelatihan untuk para atlet itu sendiri.
“Ini yang akan kita sinergikan. Jadi, ada yang jenjangnya nasional dan internasional, tapi juga ada pembibitan yang memang dari daerahnya masing-masing,” tambahnya.
“Nah, ini sejalan dengan nanti bagaimana PON ke depan. Jadi, memang salah satu usulan PON itu bersamaan dengan SEA Games, jangan PON sama Olimpiade,” lanjutnya.
Baca Juga: Isu Nikah Siri Inara Rusli–Insanul Fahmi Mencuat, Unggahan Pendakwah Ini Jadi Sorotan
Pembangunan pusat pelatihan atlet itu, kata Erick juga dimaksudkan sebagai pembinaan dalam waktu jangka panjang yang sistemnya konsisten.
“Kita memang bicara 2028, tapi kan Olimpiade itu ada 2032, 2036, yang mungkin atletnya masih ada dalam kelompok umur,” tuturnya.
Oleh karena itu, proyek pembangunan pusat pelatihan untuk atlet ini akan menjadi fondasi pembinaan jangka panjang persiapan di SEA Games, Asian Games, hingga Olimpiade yang menjadi target utama.***
Artikel Terkait
Erick Thohir Pastikan Seleksi Pelatih Baru Timnas Masuk Tahap Akhir, Lima Kandidat Sedang Diwawancarai
WhatsApp Setop Dukung Copilot, Microsoft Minta Pengguna Pindah ke Aplikasi Resmi
Ribuan Warga Sunter Jaya Kepung Kantor BPN, Tuntut Blokir Sertifikat Tanah di 7 RW Dicabut
Rosan Roeslani Siapkan Tim dan Gandeng Menkeu Purbaya untuk Negosiasi Utang Whoosh ke China
KAI Siapkan 49 Juta Kursi untuk Libur Natal dan Tahun Baru, Tambah Puluhan Perjalanan KA Harian
Mensos Apresiasi Lonjakan Warga yang Jujur Menolak Bansos karena Sudah Mampu
KPK Lelang Rumah Setya Novanto di Kupang, Dibuka dengan Harga Limit Rp2,18 Miliar
Gus Yahya Dicopot dari Jabatan Ketua Umum PBNU, Rais Aam Ambil Alih Kepemimpinan Sementara