INSIBERNEWS - Penasihat klub Semen Padang FC, Andre Rosiade, mendorong Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) untuk mempertimbangkan kembali nama Shin Tae-yong sebagai pelatih Timnas Indonesia.
Menurutnya, pelatih asal Korea Selatan itu masih menjadi opsi paling masuk akal di tengah kondisi keuangan federasi yang diprediksi bakal semakin ketat.
Andre menilai, keputusan untuk kembali merekrut Shin bisa menjadi langkah efisien, apalagi jika dikaitkan dengan perubahan kebijakan pemerintah yang tak lagi menyalurkan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) kepada PSSI.
Baca Juga: Suporter Desak Erick Thohir Mundur, Nilai PSSI Gagal dan Tak Punya Arah yang Jelas
“Dengan Shin Tae-yong, kita tidak perlu bayar sign-in fee besar. Kontraknya juga bisa dibuat lebih realistis dan berbasis pada target yang terukur,” ujar Andre Rosiade kepada wartawan, Selasa (28/10/2025).
Ia bahkan menyebut sejumlah target yang bisa dijadikan acuan dalam kontrak kerja pelatih, seperti juara AFF 2026, masuk empat besar Piala Asia, hingga membawa Indonesia ke babak kualifikasi Piala Dunia 2030.
“Kalau target tidak tercapai, kontrak bisa dihentikan. Itu adil dan profesional,” tegasnya.
Lebih lanjut, Andre menegaskan bahwa dorongan ini bukan bentuk intervensi terhadap keputusan PSSI, melainkan suara aspiratif publik yang ingin melihat arah pembangunan sepak bola nasional lebih jelas dan transparan.
Menurutnya, publik sudah jenuh dengan kebijakan yang tidak konsisten dan perubahan strategi tanpa hasil nyata di lapangan.
“Yang dibutuhkan sekarang adalah kepemimpinan yang fokus, bukan sekadar wacana besar,” katanya.
Dalam kesempatan lain, Andre juga menyinggung potensi benturan kepentingan di tubuh PSSI menyusul posisi ganda Erick Thohir yang kini menjabat sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) sekaligus Ketua Umum PSSI.
“Sekarang kan posisi Pak Erick agak dilematis. Dulu saat beliau Menteri BUMN, masih bisa ada dukungan APBN. Tapi setelah menjabat Menpora, otomatis PSSI tidak bisa lagi menerima dana APBN karena berpotensi konflik kepentingan,” jelas Andre.
Artikel Terkait
HEBOH! DMI Bikin Spanduk 'BAKSO BABI' di Bantul: Kisah Pedagang Muslim yang Ngotot Sembunyikan Nonhalal!
Selain Melaney Ricardo, Raffi Ahmad Juga Jenguk Fahmi Bo Dan Panjatkan Doa Untuk Sang Teman
NIKITA MIRZANI BEBAS DARI TPPU! Divonis 4 Tahun Penjara, Ini Alasan Hakim Meringankan Hukuman.
Cabut Gugatan, Sandra Dewi Pasrah Aset Mewahnya Disita Kejagung Terkait Kasus Korupsi Harvey Moeis
Syahganda Nainggolan Nilai Pemerintahan Prabowo Mulai Pulihkan Luka Ekonomi, Daya Beli Masyarakat Naik
Angbeen Rishi Gugat Cerai Adly Fairuz, Rumah Tangga yang Pernah Harmonis Kini di Ujung Tanduk
BGN Klarifikasi Soal Janji Insentif Rp5 Juta: 'Hanya Candaan Saat Rapat, Bukan Kebijakan Resmi'
Menkeu Purbaya Tanggapi Pernyataan Jokowi Soal Polemik Utang Whoosh, Begini Katanya!
Purbaya Yudhi Sadewa Tanggapi Sulitnya Akses Pendanaan Koperasi Desa: 'Itu Ranah Perbankan, Bukan Pemerintah!'
Suporter Desak Erick Thohir Mundur, Nilai PSSI Gagal dan Tak Punya Arah yang Jelas