news

Israel Mulai Negosiasi Tahap Kedua Gencatan Senjata di Gaza, Tuntut Demiliterisasi Penuh

Rabu, 19 Februari 2025 | 13:58 WIB
gencatan senjata akan dilakukan Israel dan Palestina (Reuters)

INSIBERNEWS - Pemerintah Israel mengumumkan akan memulai negosiasi tahap kedua terkait kesepakatan gencatan senjata di Gaza, termasuk pertukaran sandera Israel dengan tahanan Palestina.

Menteri Luar Negeri Israel, Gideon Saar, dalam konferensi pers pada Selasa (18/2/2025), menegaskan bahwa salah satu syarat utama Israel adalah demiliterisasi total wilayah Gaza.

Baca Juga: Dapat Kartu Kuning di Persik Kediri vs Persis Solo, Ini Biodata Krisna Bayu Otto

Seharusnya, negosiasi tahap kedua ini sudah berlangsung sebelum tahap pertama berakhir pada 2 Maret. Namun, menurut Qatar, pembicaraan resmi belum juga dimulai. Saar menegaskan bahwa Israel tidak akan menerima keberadaan kelompok bersenjata seperti model Hizbullah di Gaza.

"Kami menginginkan Gaza yang sepenuhnya tanpa senjata, tanpa kehadiran Otoritas Palestina," ujarnya.

Baca Juga: AS-Rusia Mulai Jalur Damai, Sepakat Perbaiki Hubungan Diplomatik dengan Ukraina

Selain itu, Saar juga mengungkap bahwa Israel mengetahui adanya rencana alternatif dari beberapa negara Arab mengenai masa depan Gaza. Rencana ini disebut sebagai respons terhadap proposal Presiden AS Donald Trump, yang mengusulkan pembangunan kembali Gaza di bawah kendali AS.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menilai rencana tersebut layak untuk dipertimbangkan lebih lanjut.

Baca Juga: Profil Javlon Guseynov yang Dapat Kartu Kuning Lawan Semen Padang di BRI LIga 1 2024-2025

Namun, Israel menegaskan tidak akan mendukung upaya yang memungkinkan Otoritas Palestina mengambil alih kendali sipil atas Gaza dari Hamas.

"Kami tidak akan mendukung perubahan yang hanya memindahkan kekuasaan dari satu kelompok ke kelompok lainnya tanpa menjamin keamanan Israel," tegas Saar.

Baca Juga: Review Xiaomi Redmi Note 14 5G: Keunggulan, Kekurangan, dan Apakah Layak Dibeli?

Negosiasi ini menjadi babak penting dalam konflik panjang antara Israel dan Palestina. Dengan berbagai kepentingan yang saling bertentangan, proses perdamaian masih menghadapi jalan terjal.

Keputusan yang diambil dalam perundingan tahap kedua ini akan sangat menentukan arah masa depan Gaza dan dinamika politik di kawasan tersebut.

Tags

Terkini