INSIBERNEWS - Bagi generasi Z (Gen Z), yang lahir antara pertengahan 1990-an hingga awal 2010-an, pandangan terhadap kerja sangat berbeda dibandingkan generasi sebelumnya.
Bagi Gen Z, kerja bukan hanya sekadar cara untuk mencari penghasilan.
Tetapi bagi Gen Z juga merupakan sarana untuk membangun karier yang sesuai dengan gaya hidup dan nilai-nilai pribadi mereka.
Baca Juga: 10 Negara Favorit untuk Kabur Aja Dulu bagi Pekerja Migran Indonesia, Mana Saja?
Gen Z sangat menghargai fleksibilitas waktu dalam bekerja.
Mereka cenderung memilih pekerjaan yang memberi kebebasan untuk mengatur waktu kerja.
Seperti pekerjaan freelance atau pekerjaan dengan jadwal yang fleksibel.
Baca Juga: Fedi Nuril Akui Malu Miliki Presiden dengan Gaya Pidato Seperti Prabowo, Kenapa?
Hal ini memungkinkan mereka untuk menciptakan keseimbangan yang sehat antara pekerjaan dan kehidupan pribadi.
Tidak terikat pada jam kerja yang kaku atau lokasi yang tetap menjadi nilai tambah yang sangat dihargai oleh generasi ini.
Selain fleksibilitas, Gen Z juga lebih memilih pekerjaan yang sesuai dengan minat dan passion mereka.
Baca Juga: Mahasiswa UI Lakukan Seruan Aksi Massa Indonesia Gelap Hari Ini, Apa Saja Tuntutannya?
Mereka tidak hanya mencari pekerjaan untuk memenuhi kebutuhan finansial, tetapi juga untuk meraih kepuasan pribadi.