news

Usai Digeledah Kejagung, Dirjen Migas ESDM Dicopot dari Jabatan

Selasa, 11 Februari 2025 | 18:32 WIB
Achmad Muchtasyar resmi di Pecat (Foto : istimewa)

INSIBERNEWS - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) resmi mencopot Achmad Muchtasyar dari jabatannya sebagai Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas).

Keputusan ini diambil setelah Kantor Ditjen Migas digeledah oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) pada Senin (10/2/2025).

Baca Juga: Lebih Pilih Investasi ke AS, Arab Saudi Enggan Gabung BRICS?

Wakil Menteri (Wamen) ESDM, Yuliot Tanjung, membenarkan bahwa Achmad Muchtasyar telah dinonaktifkan sejak Senin sore. Langkah ini, menurutnya, merupakan bagian dari evaluasi internal yang dilakukan kementerian.

"Penonaktifan dilakukan kemarin sore," ujar Yuliot saat ditemui usai menghadiri rapat kerja bersama Baleg DPR di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (11/2/2025).

Baca Juga: Isu BPJS Kesehatan Bangkrut Merebak, Dirut BPJS: Klaim Dibayar Maksimal 15 Hari!

Yuliot menegaskan bahwa pencopotan ini merupakan bagian dari komitmen kementeriannya dalam menjaga transparansi dan profesionalisme di lingkungan Ditjen Migas.

"Kami sedang melakukan evaluasi internal untuk memastikan semuanya berjalan sesuai aturan. Ini juga bentuk penghormatan kami terhadap proses hukum yang tengah berlangsung," katanya.

Baca Juga: Gegara Ricuh di Sidang, Ketua PN Jakut Resmi Polisikan Razman Nasution ke Bareskrim

Lebih lanjut, Yuliot menjelaskan bahwa keputusan ini diambil agar proses hukum dapat berjalan tanpa intervensi, sekaligus untuk memastikan Ditjen Migas tetap beroperasi dengan baik.

"Kami ingin tetap independen dalam melihat bagaimana proses hukum berjalan," tambahnya.

Baca Juga: Pemerintah Bantah Isu Pemangkasan Anggaran BMKG 50 Persen, Tetap Berjalan Baik!

Meski demikian, Kementerian ESDM belum mengumumkan siapa yang akan menggantikan posisi Dirjen Migas yang kosong. Publik kini menanti perkembangan lebih lanjut terkait penyelidikan yang dilakukan Kejagung serta dampaknya terhadap sektor minyak dan gas di Indonesia.

Tags

Terkini